Pages

Rabu, 24 Agustus 2016

Awas!! Inilah 6 Nama-Nama Anak yang Paling Terkenal Tapi Disukai Jin!! No. 3 Banyak Digunakan Diindonesia

Dalam program TV Tanyalah Ustaz, di TV9, Ustaz Sharhan Shafie seorang pengamal perubatan Islam menyatakan nama-nama berikut merupakan antara nama-nama anak Jin dan disukai JIN.

Walaupun sebutan nama-nama ini sedap didengar dan maknanya elok, menurut pengalaman beliau yang banyak mengubat pesakit-pesakit berkaitan sihir dan gangguan makhluk halus, nama-nama ini boleh mendatangkan penyakit misteri kepada seseorang yang menggunakan nya.

Awas!! Inilah 6 Nama-Nama Anak yang Paling Terkenal Tapi Disukai Jin!! No. 3 Banyak Digunakan Diindonesia

Eloklah TIDAK mengambil nama-nama di bawah ini untuk dinamakan pada anak-anak anda
 semua:
Arial,Helvetica,sans-serif;">
1. Balqis
2. Qistina/Kistina
3. Najwa
4. Zaquan/Zakuan
5. Batrisya
6. Erisya
Peringatan daripada Ustaz Sharhan Shafie, kepada mereka yang mempunyai nama-nama seperti di atas TIDAK perlu menukar nama, tetapi cukuplah dengan menukar nama panggilan. 


Sebagai contoh, nama NUR NAJWA. Kalau sebelum ini nama panggilan adalah Najwa, elok ditukarkan kepada Nur saja.
 
Namun, sesungguhnya segala macam penyakit sama ada sakit biasa atau misteri, semuanya datang dari Allah SWT. Bukan dari nama seseorang, semuanya ketentuan-Nya…
 
Cuma apa yang Ustaz Sharhan mahu sampaikan ialah, banyak kes pesakit yang datang untuk mendapatkan rawatan, pesakit itu namanya sama seperti nama-nama anak jin di atas.
 
Sebab itulah Ustaz Sharhan menasihatkan, elakkan memberi nama anak seperti nama anak yang selalu ‘dipakai’ jin.
 
Walau bagaimanapun, tidaklah salah atau berdosa jika sekiranya Anda Semua menggunakan nama tersebut…
 
Wallahu a’lam…


Sbr:http://www.portalislami.com/

MASYA ALLAH, TERNYATA PEMAHAMAN SEBAGIAN DARI KITA SELAMA INI TENTANG QURBAN KELIRU (Mohon maaf jika ada beda pendapat)

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah Qurban.
1. JUMLAH DAN ATAS NAMA QURBAN
Ada pemahaman yang berkembang di masyarakat, satu orang wajib berkurban dengan satu ekor kambing. Apabila dalam sebuah keluarga ada lima orang anak, maka menjadi genap tujuh orang sehingga wajib berkurban dengan 1 ekor sapi (konversi dari 7 ekor kambing). Jika tidak mampu, maka bisa berqurban dengan kambing dahulu, misal tahun ini mampu 1 ekor kambing atas nama istri, tahun depan atas nama anak, demikian seterusnya hingga seluruh anggota keluarga sudah dijatah per 1 ekor kambing.
"Ini hal keliru! Qurban berbeda dengan Aqiqah dan Zakat Fitrah yang dihitung perorang. Qurban hitungannya perkeluarga bukan perorang. Ketika nabi Ibrahim AS hendak sembelih Ismail, diganti dengan 1 ekor kambing oleh Allah SWT, padahal Ibrahim beserta 2 istri dan 2 anak harusnya lima ekor. Demikian juga Nabi Muhammad SAW, berkurban dengan 2 kambing. Pada kambing pertama beliau berkata 'Bismillah atas nama Muhammad dan keluarga Muhammad'. Lalu pada kambing kedua beliau berkata 'Atas namaku dan ummatku'. Padahal berapa jumlah istri dan anak serta umat beliau?" kata Syeikh Ali menjelaskan.
"Kewajiban itu tidak lebih dari 1 ekor kambing. Jika mampu 1 sapi atau 1000 sapi silahkan, karena tidak ada larangan atas kemampuan. Misalnya seorang bapak dengan seorang anak berqurban dengan 1 kambing, sah. Dengan 1 sapi silahkan. Seorang bapak dengan 4 orang istri dan masing-masing 10 orang anak hendak berqurban, wajib dengan 1 kambing saja untuk 45 orang sekeluarga. Jika mampu 1000 kambing atau 1000 sapi, boleh, silahkan," lanjutnya.
Tentang nama-nama yang disebut saat penyembelihan, Syeikh Ali mengatakan tidak ada kewajiban atas hal tersebut. Karena hakikatnya menyebut atas nama keluarga sudah mencakup seluruh anggota keluarga termasuk orang tua yang sudah meninggal dunia.
"Bismillah atas namaku dan keluarga. Tidak perlu membawa nama-nama. Atas namaku dan keluarga sudah termasuk orang tua yang meninggal. Ada sebagian ulama membolehkan, kalau kita mampu dan mau khusus, kambing atas nama orang tua, tidak masalah. Kalau tidak mampu, maka 1 ekor sudah termasuk keluarga dan orang tua kita. Ini adalah salah satu sedekah yang berguna bagi orang tua yang meninggal di keluarga kita," katanya.
2. MAKAN DAGING QURBAN
Sebagian besar masyakarat tidak mau memakan daging qurban dengan alasan ingin disedekahkan semua untuk fakir miskin.
"Padahal ini adalah sunnah Rasul seperti dalam aqiqah. Rasulullah membagi qurban menjadi tiga, pertama dihadiahkan kepada orang kaya untuk silaturrahim, kedua disedekahkan untuk orang miskin, dan yang ketiga untuk diri sendiri. Bahkan Rasulullah SAW sebelum shalat 'Ied berpuasa, lalu membatalkannya sesudah shalat dari hasil sembelihan hewan qurban," kata Syeikh Ali.
Beliau menekankan bahwa daging qurban yang ingin disedekahkan semua tidak masalah, namun mengajak jamaah agar sesekali menghidupkan sunnah Rasul dengan memakan daging qurban.
3. PEMBAYARAN DENGAN KULIT DAN KEPALA
Persoalan ketiga yang beliau sorot adalah maraknya pembayaran ongkos penyembelihan hewan qurban dengan kulit dan kepala, padahal tidak dibenarkan.
"Tidak boleh pembayaran hasil sembelihan dari kulitnya. Banyak tukang sembelih datang, ketika kita tawarkan untuk sembelih dan tanya berapa, 'ndak papa kasi aja kulitnya sama kepalanya'. Jangan anda setuju dan terima," kata beliau menegaskan.
"Qurban itu lillahi ta'ala bukan jual beli. Kalau sudah dijual berarti bukan qurban karena tidak lillahi ta'ala," tambahnya.
Beliau memberikan jalan keluar dengan terlebih dahulu menjelaskan akad awal dengan tukang sembelih terutama berapa ongkos atau biaya yang diminta. Sedangkan kulit dan kepala bisa diberikan sebagai hadiah.
"Ijab kabul. Tentukan, misal ongkos sembelihan 50 ribu. Jika setuju, selesai! Jika sesudah penyembelihan kita berikan ongkosnya dan tambahkan kulit dan kepala sebagai hadiah, tidak masalah. Tetapi bukan untuk bayar sembelihan. Jadi harus dibedakan," kata beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa amalan ibadah qurban bisa tidak diterima Allah, jika sebagian dari hasil sembelihan dijadikan pembayaran atau ongkos.
(Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, adalah salah seorang Imam di Mesjid Nabawi, Madinah. Beliau menyelesaikan 30 juz hafalan Al-Qur'an pada usia 11 tahun di Madinah. Sebagian besar masa kecilnya dihabiskan dengan mengaji kepada para Syeikh di Mesjid Nabawi
(merdekasiana.Com)

Rabu, 14 Maret 2012

SANGGAHAN TERHADAPP YANG MENGHARAMKAN NYANYIAN DAN MAIN MUSIK

Dalil –dalil di atas mengajarkan kaada kita bahwa manusia boleh melihat dan mendengar apa saja.Manusia boleh melihat pemandangan,mendengar suara wanita dan nyanyiannya kecuali terhadap apa yang dilarang syara’ dalam perbuatan itu.

Seseorang juga dibolehkan mengeluarkan suara dengan cara apapun, misalnya berbicara,berpidato,berdiskusi dan bernyanyi kecuali bila ada suatu dalil syara’ yang memang melarang. Begitu ppula tentang gerakan-gerakan lainnya. Sebagai salah satu contoh adalah sabda Rasulullah SAW(2):

”Bani Adam (manusia) tidak dapat menghindar dari perbuatan (yang menghantarkannya kepada) zina, yang pasti akan menimpanya, yaitu zina mata adalah dengan melihat ( aurat wanita ), zina telinga adalah dengar mendengar (kata-kata porno, cinta asmara dari wanita/lelaki yang bukan suami/istri), zina lidah adalah dengan ucapan (menggoda wanita dengan rayuan dan kata-kata kotor dan porno), zina tangan adalah dengan bertindak kasar ( memperkosa, menjawil wanita), zina kaki adalah dengan berjalan (ke tempat-tempat maksiat). Dalam hal ini hatilah yang dan hajat cendrung ( keada perbuatan-perbuatan tersebut),dan farji (kelamin) yang meneriama dan menolaknya.”

Menurut riwayat lain yang diriwayatkan oleh Ats Tsalabi’ melalui Ibnu Abbas, ada tambahan lafadz pada hadits tersebut, yakni ( )"zina bibir adalah mencium (wanita yang bukan istrinya).”(3)
Bertolak dari dasar hukum inilah maka mendengar atau memainkan alat-alat musik atau menyanyi mubah selama tidak terdapat suatu dalil syari’ yang menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut haram atau makruh. Mengenai menyanyi dan memainkan alat musik dengan atau tanpa nyanyian, tidak terdapat satupun nash, baik dari al quran maupun sunnah rasul yang mengharamkannya dengan tegas.Memang ada dari sebagian sahabat, tabi’an dan ulama yang mengharamkan sebagian atau seluruhnya karena mengartikannya dari beberapa nash tertentu.
Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa hal tersebut makruh, sedangkan yang lain mengatakan hukumnya mubah.
Adapun nash-nash yang dijadikan alasan oleh mereka yang mengharamkan seni suara dan alat musik bukanlah dalil-dalil yang kuat.Sebagaimana telah di sebutkan diatas, tidak ada satu dalil pun yang berbicara secara tegas dalam hal ini.
Dengan demikian , tidak seorang manusia pun yang wajib di ikuti selain dari pada Rasulullah SAW. Beliau sendiri tidak mengharamkannya.Seluruh riwayat hadits yang di pakai oleh golongan yang mengharamkan alat musik dan nyanyian adalah dhaif atau maudhu’(palsu dan lemah). Oleh karena itu Imam Abu Bakar Ibnul Arabiberkata:......

Minggu, 11 Desember 2011

Cerita Pertama

Boy adalah seorang cowo yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta..ia merasa terasing dari lingkungannya.
Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya.

Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti..
Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..

B : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku. .?
G: hmmm..entahlah. aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu. .yg aku tahu..aku benar- benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu...buatku. .kamu bisa ceria setiap hari dan meny ayangiku dengan tulus itu sudah cukup..
aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang
yg dengan tulus menyayangiku. ..
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu. ..
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..

Singkat cerita..Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi..
Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl... sampai ia berhasil menemukannya. ..
Namun... alangkah terkejutn ya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..
Ia tidak bisa menerimanya. .Ia pun menolak Girl Ia lupa akan semua janjinya..

G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu. .?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada sepucuk surat disakunya..

"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu..tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu. .

.Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..bisa membawakan terang dan
keceriaan dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak..
kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~

Isteri


Antara kelahiran dan kematian
permulaan kisah seorang wanita
tersiart dan tersurat
sifat-sifat mithali .
Setelah hadirnya seorang insan yang bernama Suami
maka bermula saat itu bebaslahlah wanita itu
daripada tanggungjawab keluarganya sebagai anak
lalu beralih kepangkuan sisuami
untuk memikul tanggungjawab yang baru iaitu Surirumah tangga
segala kehidupan jua kematian dibawah tanggungjawab Sisuami .
Hadirnya insan yang bergelar Isteri
dipertengahan perjalanan hidup
lalu terbentuklah suatu harmoni rumahtangga
disitulah bermulanya satu salasila keluarga
yang baru.
Sebelum berumahtangga bagi seorang lelaki
segala suka duka ,tawa dan tangis
sentiasa disamping keluarga tersayang
setelah hadirnya seorang insan yang bernama Isteri
segala alam mayanya akan dipertanggungjawab
sepenuhnya oleh SiIsteri
membina syugawi dunia buat SiSuami .
Isteri …
adalah insan yang amat bermakna
dalam mengharungi perjalanan hidup
setiap saat setiap masa
bersedia berkorban apa saja buat SiSuami
menjadi teman ,menjadi kekasih menjadi ibu kepada anak-anak .
Isteri …
kasih sayang serta sikap perihatinnya
tiada nilainya amatlah berharga
sebenarnya Isteri adalah pegangan jua nafas kehidupan .
Isteri…
sebelum berkahwin berkorban demi keluarga
setelah berkahwin berkorban demi Suami
setelah menjadi Ibu berkorban untuk anak jua Suami
pengorbanan yang tiada akhirnya
menjadi benteng dalam mempertahankan keharmonian rumahtangga
jua kesejahteraan kebahagiaan keluarga .
Mengertilah lumlah kehidupan
bahawa seorang ibu hanya melahirkan anak (lelaki)
SiIsterilah yang akan menyambung warisannya
hingga akhir hayat
menjaminkan masa depan yang aman sentosa .
Isteri…
adalah satu anugerah yang tiada ternilai
andai dikata sahabat hanya sekadar teman berbicara
anadi dikata Isteri dialah segala galanya
bagi yang mengerti
dia umpama permata hati.
Hargailah pengorbanannya
sanjunglah ketulusannya
cintailah keikhlasannya
mengertilah kesetiaannya
tiada kesudahan andai bermula
akan berakhir dihujung nyawa .








Rabu, 26 Oktober 2011

SENI DALAM PANDANGAN ULAMA ISLAM

1. Imam Asy syaukani, dalam kitabnya Nailul authar menyatakan sebagai berikut 1):

a. Hukum menyanyi dan alat musik, Menurut mazhab jumhur adalah Haram,sedangkan mazhab ahlul Madinah, Azh Zhohiriyah dan jama’ah sufiyah memerbolehkannya.

b. Abu Mansyur Al Baghdadi ( dari mazhab Asy Syafi’i) manyatakan:”Abdullah Bin Ja’far berpendapat bahwa menyanyi dan musik itu tidak menjadi masalah. Dia sendiri ppernah menciptakan sebuah lagu untuk dinyanyikan para pelayan (budak)wanita (jawari) dengan alat musik seperti rebab. Ini terjadi ada masa amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib Ra.

c. Imam Al Haramain didalam kitabnya An Nihayah menukilkan dari para ahli sejarah bahwa Abdullah bin Az Aubair memiliki beberapa jariayah (wanita budak) yang biasa memainkan alat gambus.ada suatu hari Ibnu Umar datang kepadanya dan melihat gambus tersebut berada di sampingnya, lalu Ibnu Umar bertanya,:Apa ini wahai sahabat Rasulullah? Setelah di amati sejenak, lalau ia berkata,:Oh,ini barangkali timbangan buatan negeri Syam,”ejeknya.Mendengar itu Ibnu Zubair berkata,”digunakan untuk menimbang akal manusia.”

d. Ar Ruyani meriwayatkan dari Al Qaffal bahwa

Untuk lebih lengkapnya bisa di unduh disini!

Minggu, 23 Oktober 2011

PRAKTEK SENI SUARA DAN SENI TARI DALAM SEJARAH ISLAM

Di Hijaz orang menggunakan musik yang di namkan Iqa ( irama yang berasal dari suara gendang, bentuk ritm). Mereka juga menggunkan alat musik antara lain: seruling, rebana, gambus, tambur dll.

Dalam kitab-kitab hadits terdapat nash-nash yang memperbolehkan bernyanyi, menari dan memainkan alat-alat musik hanya ada acara pesta perkawinan, khitan, dan ketika tamenyambut tamu yang baru datang atau memuji—muji orang yang mati syahid dalam peperang atau pula manyambut kedatangan hari raya dan yang sejenisnya.

(1)Dari Aisyah R.Ha. ia brkata :” Pada suatu hari Rasulullah masuk ketemppatku. Di sampingku ada dua gadis perempuan yang sedang mendendangkan nyanyian ( tetang hari ) Bu’at 2) (didalam riwayat Muslim di tambah dengan menggunakan rebana).ku lihat Rasulullah SAW berbaring dengan memalingkan mukanya.Pada saat itulah Abu Bakar masuk dan ia marah kepada saya, katanya,”Di tempat nabi ada seruling setan?”Mendengan seruan itu, Nabi menghadapkan mukanya kepada Abu Bakar seraya berkata,” bairkanlah keduanya, hai Abu bakar!”Takkala Abu Bakar tidak memperhatikan lagi maka saya suruh kedua budak perempuan itu keluar.. Waktu itu adalah hari Raya dimana orang-orang Sudan sedang menari dengan memainkan alat-alat penangkis dan senjata perangnya ( di dalam mesjid )...”

untuk jelasnya sila unduh disini!
Bagi teman yang ingin membaca Al-qur'an sila klik disini! dan jika ingin membaca Al-qur'an dan terjemahanya sila klik disini!

Pasang Iklan Gratiiisss

ads ads ads ads ads ads

Sudah siap Memulai Bisnis Internet ?

Bagi anda yang pengen dapat uang saku tambahan silakan coba yang satu ini, anda hanya di minta untuk mengklik iklan lalu anda dibayar.buruan daftar di donkeymails bawah ini DonkeyMails.com: No Minimum Payout

PUISI KU

Untaian Rindu Kurindu padaMu ... Kerinduanku ingin bisa lebih dekat denganMu Kuingin lebih merasakan kebersamaan denganMu Kuingin dihatiku Kau bersemayam Diatas segala-galanya Kapan aku bisa mencintaiMu Lebih dalam ... Dan jauh lebih tulus Aku benar-benar merindukanMu Rinduku yang tak berujung padaMu Rasa rindu yang mendalam Didalam hati Berilah percikan cintaMu didalam hati Hatiku haus akan cintaMu Dan begitu rindu akan diriMu

Ilmu Islam

  1. Ya ALLAH
  2. Pikirkan dan Syukurilah!
  3. Yang Lalu Biar Berlalu
  4. Hari Ini Milik Anda
  5. Biarkan Masa Depan Datang Sendiri
  6. Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas
  7. Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang
  8. Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada...
  9. Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!
  10. Jangan Latah!
  11. Qadha' dan Qadar
  12. Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
  13. Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!
  14. Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesuli...
  15. Semoga Rumahmu Membuat Bahagia
  16. Ganti Itu dari Allah
  17. Iman Adalah Kehidupan
  18. Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya!
  19. "Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang."
  20. "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang ...
  21. Hadapi Hidup Ini Apa Adanya!
  22. Yakinilah Bahwa Anda Tetap Mulia Bersama Para Pene...
  23. Shalat.... Shalat....
  24. "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah ad...
  25. "Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi!'"
  26. Sabar Itu Indah ...
  27. Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!
  28. Jangan Sampai Hal-hal yang Sepele Membinasakan And...
  29. Terimalah Setiap Pemberian Allah dengan Rela Hati,...
  30. Selalu Ingatlah Pada Surga yang Seluas Langit dan ...
  31. "Demikianlah, Telah Kami Jadikan Kamu Umat Yang Ad...
  32. 32. Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat...
  33. Rehat
  34. Tersenyumlah!
  35. Rehat 2
  36. Nikmatnya Rasa Sakit
  37. Nikmatnya Rasa Sakit
  38. Seni Bergembira
  39. Rehat 3
  40. Mengendalikan Emosi
  41. Kebahagiaan Para Sahabat Bersama Rasulullah s.a.w....
  42. Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu!
  43. Buanglah Rasa Cemas!
  44. Rehat 4
  45. Jangan Bersedih, Karena Rabb Maha Pengampun Dosa d...
  46. Jangan Bersedih, Semua Hal Akan Terjadi Sesuai Qad...
  47. Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!
  48. Rehat 5
  49. Jangan Bersedih, Perbanyaklah Istighfar Karena All...
  50. Jangan Bersedih, Ingatlah Allah Selalu!
  51. Jangan Bersedih dan Putus Asa dari Rahmat Allah!
  52. Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih ...
  53. Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Tak Pantas Anda ...
  54. Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalauan!
  55. Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Or...
  56. Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang!
  57. Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab P...
  58. Jangan Bersedih Atas Apa yang Masih Mungkin Akan T...
  59. Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan! Se...
  60. Rehat 6
  61. Jangan Bersedih! Pilihlah Apa yang Telah Dipilih A...
  62. Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang
  63. Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedi...
  64. Jangan Bersedih Selama Anda Masih Dapat Berbuat Ba...
  65. Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata-kata Kasar, Ka...
  66. Rehat 7
  67. Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang ...
  68. Jangan Bersedih Karena Perlakuan Orang Lain, Tapi ...
  69. Jangan Bersedih Karena Rezeki yang Sulit
  70. Jangan Bersedih, Karena Masih Ada Sebab-sebab yang...
  71. Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain
  72. 'Uzlah dan Dampak Positifnya
  73. Jangan Bersedih Karena Tertimpa Kesulitan!
  74. Rehat 8
  75. Jangan Bersedih, Inilah Kiat-Kiat untuk Bahagia
  76. Ulasan AL QURAN 1
  77. Ulasan AL QURAN 2
  78. Ulasan Mengenai TUHAN 1
  79. Ulasan Mengenai TUHAN 2
  80. Ulasan Mengenai TUHAN 3
  81. Ulasan Mengenai TUHAN 4
  82. Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W
  83. Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 2
  84. Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 3
  85. TAKDIR
  86. TAKDIR - bagian 2
  87. 87. TAKDIR - bagian 3
  88. KEMATIAN
  89. KEMATIAN - bagian 2
  90. Hari AKHIRAT
  91. Hari AKHIRAT - bagian 2
  92. Hari AKHIRAT - bagian 3
  93. Hari AKHIRAT - bagian 4
  94. Keadilan dan Kesejahteraan
  95. Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 2
  96. Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 3
  97. Makanan
  98. Ahklak bagian 2
  99. Ahklak bagian 3
  100. PAKAIAN
  101. PAKAIAN bagian 2
  102. PAKAIAN bagian 3
  103. PAKAIAN bagian 4
  104. Akhlak
  105. KESEHATAN
  106. KESEHATAN bagian 2
  107. PERNIKAHAN
  108. PERNIKAHAN bagian 2
  109. PERNIKAHAN bagian 3
  110. SYUKUR
  111. SYUKUR bagian 2
  112. SYUKUR bagian 3
  113. HALAL BIHALAL
  114. HALAL BIHALAL bagian 2
  115. MANUSIA
  116. MANUSIA bagian 2
  117. MANUSIA bagian 3
  118. PEREMPUAN
  119. PEREMPUAN bagian 2
  120. PEREMPUAN bagian 3
  121. PEREMPUAN bagian 4
  122. Masyarakat
  123. UMMAT
  124. KEBANGSAAN
  125. KEBANGSAAN bagian 2
  126. KEBANGSAAN bagian 3
  127. AHL AL KITAB
  128. AHL AL KITAB bagian 2
  129. AHL AL KITAB bagian 3
  130. AHL AL KITAB bagian 4
  131. AGAMA
  132. SENI
  133. SENI bagian 2
  134. EKONOMI
  135. EKONOMI bagian 2
  136. POLITIK
  137. POLITIK
  138. POLITIK bagian 2
  139. ILMU dan TEKNOLOGI
  140. ILMU dan TEKNOLOGI bagian 2
  141. KEMISKINAN
  142. MASJID
  143. MUSYAWARAH
  144. MUSYAWARAH bagian 2
  145. Ukhuwah
  146. Ukhuwah bagian 2
  147. JIHAD
  148. JIHAD bagian 2
  149. P U A S A
  150. P U A S A bagian 2
  151. LAILATUL QADAR
  152. W A K T U
  153. W A K T U bagian 2
  154. Nasihat untuk Menikah Menurut Islam
  155. Di Jalan Dakwah Aku Menikah
  156. Ringkasan buku : Aku Ingin Menikah, Tapi ... ::..
  157. ALASAN TEPAT UNTUK MENIKAH
  158. Keotentikan Al-Quran
  159. Bukti-bukti Kesejarahan Al - qur'an
  160. Penulisan Mushhaf Al-Qur'an
  161. Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 1
  162. Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 2
  163. Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Al-Quran
  164. Periode Turunnya Al-Quran bagian 1
  165. Periode Turunnya Al-Quran bagian 2
  166. Periode Turunnya Al-Quran bagian 3
  167. Dakwah menurut Al-Quran
  168. Tujuan Pokok Al-Quran
  169. Kebenaran Ilmiah Al-Quran
  170. Sistem Penalaran menurut Al-Quran
  171. Ciri Khas Ilmu Pengetahuan
  172. Perkembangan Tafsir
  173. Hikmah Ayat Ilmiah Al-Quran
  174. Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 1
  175. Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 2
  176. Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 1...
  177. Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 2...
  178. Al-Quran, Ilmu, dan Filsafat Manusia
  179. Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu
  180. Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu bagian 2
  181. Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat
  182. Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat bagian 2
  183. Sejarah Perkembangan Tafsir
  184. Kodifikasi Tafsir
  185. Metode Tafsir
  186. Kebebasan dan Pembatasan dalam Tafsir
  187. Kebebasan dalam Menafsirkan Al-Quran
  188. Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 1
  189. Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 2
  190. Perubahan Sosial
  191. Perkembangan Ilmu Pengetahuan
  192. Bidang Bahasa
  193. Haramnya durhaka kepada kedua orang tua
  194. Syirik Kecil bagian 1
  195. Syirik Kecil bagian 2
  196. HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 1
  197. HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 2
  198. Hukum Mengenakan Pakaian Yang Bergambar Dan Menyim...
  199. Perkembangan Metodologi Tafsir
  200. Perkembangan Metodologi Tafsir 2
  201. Perkembangan Metodologi Tafsir 3
  202. Tafsir dan Modernisasi
  203. Tafsir dan Modernisasi 2
  204. Penafsiran Ilmiah Al-Quran
  205. Penafsiran Ilmiah Al-Quran 2
  206. Penafsiran Ilmiah Al-Quran 3
  207. Penafsiran Ilmiah Al-Quran 4
  208. Metode Tafsir Tematik
  209. Beberapa Problem Tafsir
  210. Metode Mawdhu'iy
  211. Keistimewaan Metode Mawdhu'iy
  212. Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Analisis
  213. Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Komparasi...
  214. Hubungan Hadis dan Al-Quran
  215. Fungsi Hadis terhadap Al-Quran
  216. Pemahaman atas Makna Hadis
  217. Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 1
  218. Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 2
  219. Ayat-ayat Kawniyyah dalam Al-Quran
  220. Al-Qur'an dan Alam Raya
  221. Pendapat Para Ulama tentang Penafsiran Ilmiah
  222. Segi Bahasa Al-Quran dan Korelasi Antar Ayatnya
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

By Support