Rabu, 22 Juli 2009
sesaat kukenal dirimu
seindah apa kau dihatiku
tapi saat kita makin kesini
aku sadar kau memang pantas termilki
bukan elok wajah yang kau punya
namun tulus hati yang selalu ada
bukan lembut tutur yang tercipta
namun ketenangan saat kita bersama
entah aku buta atau memang inilah cinta
namun hanya kau penghapus lara
entah kau sang malaikat cinta
namun hadirmu merubah warna hidupku
kini hanya sedetik tak melihat senyummu
seakan dunia berhenti berputar
kini sedetik tak kulihat candamu
seakan jantung tak lagi berdetak
walau kau bukan yang pertama dihati
namun kau lah yang pertama mengisi relung hati
walau masih kusimpan namanya
tapi yakinlah ini hanya kenangan saja
kau yang kan selalu ada di jiwa
CINTA SETIPIS bulu ALIS
Tidak seperti kala perpisahan yang mengagumkan
Masih berdiri dibalik jendela terbuka
Sambil kupandangi lebah menghisap bunga
Seakan malaikat tangkupkan tangan
Menyambut gugurnya putik yang beterbangan
Benarkah takdir memisahkan raga
Namun jiwa takkan rapuh menyangga
Sekelebat bayangan hinggap dan sirna
Diterjang ombak sebesar mantra
Tanganku tak mampu menghadang
Disaat keyakinanmu semakin kuat
Semakin juga menguatkan kasih
Aku takkan layu dikala merindu
Jadikan ia pasukan fisabilillah
Jangan kau menyerah untuk berdakwah
Neraka kau tampik, surga kau tadah
Kesetiaan…
Aku ingin kau menemani dalam beribadah
Menjemput pahala yang ada didepan mata
Yaitu…CINTA.
CI N TA ITU MERAH
Papa selalu bilang "cinta itu muncul dari terbiasa".
Jauh juga ya perjalanan cinta,
ketika cinta jauh,
tapi sungguh terasa dekat.
Cinta gak seharusnya bahagia,
kalau bisa kenapa gak?
Dua insan bisa berdiri masing-masing tanpa cinta,
bertahan lama kah?
Semoga mama papa tau,
cinta itu merah,
gak luntur jadi hitam atau putih.
JATUH C I N T A
Jantungku mulai berdegup kencang
Sejak saat itu
Malam-malamku penuh mimpi tentangmu
Setiap kali bersamamu
Serasa ku terbang melayang
Anganku membawamu turut serta
Menghadapi ribuan bintang di langit
Aku jatuh cinta padamu
Jatuh cinta yang pertama
Aku jatuh cinta padamu
Dan kau pun begitu padaku
Ku mohon.. jangan lukai aku..
Ini yang pertama buatku
Ku ingin yang paling indah
Walau pun nanti berpisah
Kisah ini tak kan terlupakan..
SIAPA AKU?
Aku terpaku dalam heningnya malam
Menatap hamparan bintang di langit yang kelam
Mencari jawaban yang berkecamuk didasar hati yang suram
Mengapa aku seakan tak mengenal lagi diri ini dan bungkam
Mengapa aku ada disini
Mengapa aku hadir dimuka bumi ini
Mengapa aku begitu terasa sendiri
Oh… siapa aku ini?
Pantaskah aku berada disisi muka bumi
Pantaskah aku merasa cinta dihati
Pantaskah aku mencari jati diri
Rasuki aku dengan sinarmu yang terang
Biar aku dapati jawaban yang mengekang
Tentang siapa aku dan mengapa aku datang
TERKADANG CI N T A
Ku butuh bahumu
Tuk kusandarkan kepalaku
Terkadang aku tak sanggup
Menahan beban diri dalam topangan kedua kaki ini
Ku butuh kedua tanganmu
Untuk aku berpegangan pada keduanya
Terkadang aku terjatuh
Tak dapat melangkah
Ku butuh dirimu
Untuk menuntun langkahku
Terkadang ... terkadang ...
Ku butuh selalu butuh dirimu
Membutuhkan dirimu setiap waktu
Terkadang tapi selalu
Selalu dan akan
Karena aku ingin kau ada disampingku
Sebab aku cinta dan kubutuhkan dirimu
BATAS+MLATI
Dia adalah Batas
Lelaki yg mengatakan itu utk menikahi aku
Dia memang tak setampan nabi Yussuf
Tak sekaya nabi Sulaeman
Tak sebijak nabi Muhammad
Namun dimataku dia indah
Seindah langit dikala senja
Sikapnya seelok rembulan dikala purnama
Tutur katanya semerdu melodi
Yang terangkai bersama nada-nada indah harpa
Ya Allah...
Dia adalah Batas
Nasehatnya sejuk, sesejuk gerimis yang membasahi hati
Keikhlasan hatinya, seperti pohon yg siap menanggalkan daunnya
Ya Allah...
Aku adalah Mlati
Aku memang bukan pujangga
Aku juga tak terbiasa memuja selainMu
Tapi semua murni dari dasar jiwa
Karena bagiku dialah mahluk ciptaanMu yang sempurna
Allahu Akbar...
RENUngan SEsaAT
Bisakah hening hati.....
Terangkai menjadi sebuah prosa
Tanpa lalui fase pencarian makna
Mampukah langkah terbawa....
Tersusun menjadi peristiwa
Tanpa diseberangkan usaha
Dapatkah hari menyahut mentari.....
Tersinar indah dipagi hari
Tanpa berbagi ruang dengan malam
Adakah jika racik puisi ..........
Terpentas saji ekspresi
Tanpa iringan helai jiwa seni
Lalu, Akan Ternafasikah cinta?...... .....
Dalam kidungan asmara
Tanpa diraciki air mata
Rabu, 08 Juli 2009
Puisi tanap judul-2
ingin ku tulis nama kamu di langit tapi awan mengahapusnya,
lalu ku tulis namamu di hati ku,
disnalah nama mu bertahta,
kan ku jaga sinarmu dihati ku slamnya
semoga kau lah yang terindah di hati ini.
Bidadari...Seharusnya Kau Tak Disini
Setiap ayunan begitu gemulai...
Aku paling benci saat matamu berkedip...
Buat jantungku memompa darah amat cepat...
Kau secantik awan cerah disore hari...
Mas...bawa aku pergi...
Sampai nyawa menyuruhku tinggal...
Andaikan kau paksa aku untuk merindukan bulan...
Tetap tak bisa...
Dihatiku hnya cukup menyimpanmu sekalipun membusuk...
Bidadari...
Seharusnya kau tak disini...
Mas...kita akan bangun istana berdua...
Aku tahu kau jelita...
Tapi tidak sepantasnya...
Jika kita melangkah, kamu tahu...
Istana itu dibangun diatas makam...
Cinta kita tak kan bertahan lama...
Dan aku tak bisa membaginya...
Aku rela menjadi yang kedua...
Bidadari...
Seharusnya kau tak disini...
Aku hanya punya satu hati...
Puisi tanpa judul
kau yg selalu mengisi ruang dihatiku
ketika ku menutup mataku sejenak
pikirku melayang padamu
waktu membekukanku
kala kau mengucap kata cinta untukku
namun kini, hanya harap
kau yg dulu menyeruakkan cinta
kini hanya tinggal luka
luka yg sangat dalaam
hingga aku pun kini tak mampu tuk melepasnya
mengangkatnya dari jurang dasar hatiku ini
ya,,aku terluka
aku terluka karenamu
ingin ku mengenang masa itu,,,,
"when you say u love me,,do u know how i love u???"
Jangan pernah lagi kau cari aku..
Karena aku sudah mati untukmu..
Bukan maksud aku ingkar pada janjiku
Tapi egomu..
Egomulah yang membuatku meninggalkanmu
Satu keputusan yang telah membuatku beku
Adalah ketika tak ada lagi rasa di hatiku
Bukan berarti aku tak pernah mencintaimu
Sudahlah..
Jangan pernah kau menyesalkan waktu..
Karena percuma putarannya sudah tak seperti dulu..
Seka saja air matamu..
Karena kutahu itu palsu..
Sekali saja terasa cukup..
Kau cambuk kepercayaanku dengan egomu..
Lupakan aku..
jangan pernah ingat aku..
Anggap aku sebagai masa lalu..
Yang tak harus ada dalam ingatanmu..
Maaf..
Karena aku tak tepati janjiku
Janji untuk selalu menemanimu..
Pliss...jangan pernah kau cari aku
sebelum kau mampu berperang mengalahkan egomu..
Kisah Yang Terpatri Dalam Prasasti HATI
Sebuah gugusan imaji berlari
Dalam sebuah ingin yang terangan
Tentang gurat waktu telah berlalu
Selalu terbersit tengtang waktu itu
Dalam Khayalku Kau hidup
Bermain dan bercerita
Tentang dua rasa berpadu dalam cinta
Bergelora menggempar sebuah romansa
Dalam Khayalku kita bersatu
Atas ikrar suci janji terpadu
Mengikat kita dalam satu ikatan nurani
Bersama memadu jalinan kasih
Ya.. Dalam kHayalku
Kau salalu menari, bernyayi tak pernah sepi
Semua bergitu indah dalam kanvas lukisan ini
Semua nyata dalam relung hati
Sebuah Alun kidung rindu tercipta
Sebuah kisah telah terukir
Bercerita kisah bisik angin untuk bidadari
Kisah yang terpatri dalam prasasti hati
kini dalam nyataku kau hanya sebuah ilusi sepi
Kumpulan dari ingin yang tak teringi kembali
Biarkan semua terbang menderu dalam debu
Karena jauh dan sepi tertinggal sebuah mimpi
Coba Lihat Dalam Hati MU
dalam derasnya hujan kutermenung
dalam sepinya malam kuterawang jauh isi hatiku
mencari cari dan renungkan arti cintamu
kemewahan yang kau gelar dihadapanku
indah dan merdunya kata-kata cintamu
terasa hambar tak punya arti
jauh sudah kucari arti cintamu di hatiku
namun, makin jauh pula kudapati itu darimu
kuharap cintamu kan mengisi ruang hampa dalam diri
kuharap cintamu kan dekatkanku dengan penciptaku
bukanlah cinta penuh kemewahan
atau cantik paras dan manis senyummu
sebab itu tak pernah abadi
yang kuingin darimu hanyalah niat yang tulus dan suci
tuk bersama memaknai perjalanan hidup ini.
hingga akhir hayat nanti
Perih …
Indahnya janji yang pernah terikrar
Manisnya cinta yang pernah tercipta
Bagaikan mimpi yang tak pernah berakhir
Sejak kau gantung cinta ini
Meski bibir tak mampu berucap
Meski mulut tak mampu berkata
Namun bulan dan bintang telah pahami
Betapa tulus cinta ini untukmu
Jika rindu ini menjenuh kanmu
Jika sayang ini menyakit kanmu
Jika cinta ini membuatmu menjauh
Aku rela engkau membenci cintaku
Bukannya hati ini tak sakit
Bukannya hati ini tak hancur
Bukannya hati ini tak perih
Hanya kepasrahan yang mengiringi
Terimakasih cintaku
Untuk kenangan yang pernah kau beri
Satu ikrar untukmu
Tak akan kumencari pengganti
Ku akui.....
Mentari mulai redup dipembaringannya. ..
Dia berjalan melintasi waktu...
Yang bergulir dan terus bergulir....
Membatasi kehidupanmu. .....
Aku sadar....
Mentari harus kembali..... .
Dia harus kembali....
Pada ketentuannya. .....
Ketentuan Sang Pengatur Jagat Raya...
Sang Maha Pencinta....
Yang menguasai tiap diri akan mahluknya... .
Yang menguasai tiap-tiap hati kita.
Diujung Duniaku...
Selaras Hati berkumandang. ...
Selaras Cinta didalam kalbu....
Selarang Ingatan yg terungkap..
Selarang Sayang yg terhidang...
Setiap bait kata yg telah kau ungkapkan... .
Setiap kelembutan yg telah kau berikan...
Setiap untaian kasih yg kau hadiahkan..
Membuatku terbuai..... akan suatu makna tak terbilang... ....
Indah nian Cinta yg kau berikan....
Ooohhh...... ....indah nian.......
Teramat Indah bak aku berada disurga...
Senyummu...
Tawamu.....
Cemburumu...
Tangismu....
adalah hiasan terindah dalam hari-hariku kini.....
Kurasakan Ketenangan.. ...
Kurasakan Kedamaian... ..
Kurasakan Keindahan... ..
Kurasakan Cinta yg tulus.....
Ku terlena akan kasih.....
Ku terbuai akan Asa.....
Oohh....Cinta. ....
Aku mencintai Cinta.....
PECAHKAN
Membisu dalam hening
Kebisuan terselimuti keraguan
Terdiam dalam tanya
Keluarkan suara untuk jawab
Namun ....
Semua tetap terkunci dalam kebisuan
Entah mungkin berkutat dalam lorong pikiran kita
Mencari - cari jawaban yang kita cari
Tapi bukankah kita masing - masing tahu
Tahu akan jawab pertanyaan ini
Tak ada beda semua sama
Berkali berkutat dalam lorong pikiran kita
Mencari - cari jawaban yang kau cari
Tapi bukankah kita masing - masing tahu
Tahu akan jawaban pertanyaan ini
Tak ada beda semua sama
Berkali berkutat dalam lorong pikiran
Jawaban tetap sama
Jadi untuk apa?
Kesia - siaan dalam kebisuan
Atau hindari jawaban yang telah ada
Berkali - kali kau hindari semua sama
Semua akan berujung kearah sana
Jadi katakan keluarkan isi suara
Suara perasaan kita
Tuk saling jujur
Bukan jawaban terselimuti kebohongan
Nah katakan dengan jujur
Jawaban itu
Pecahkan kebisuan dan keheningan ini
Pecahkan
Deritaku.... .....
Indahnya cinta yg kuberikan... .
Seikhlas cinta yg kuagungkan.. .
Kini hilang terhempas... .
Terhempas dalam nelangsa...
Puisi yang kau rangkai membuaiku..
Syair cinta yg kau dendangkan membelaiku.
Mengikrar arti cinta yg kita bina...
Terdengar sendu setiap baitnya...
Ku terpenjara akan cintamu...
Ku terbuai akan kasihmu..
Engkau yg kucinta...
Engkau yg kudamba....
Pergi menghempas cinta...
Badai meteor membakar kalbuku..
Meluluhlantakkan gairah hidupku...
Demtuman syair tangis berkumandang dilidahku...
Lahirkan prosa sedih berpantun derita...
Samudra tangis kini terbentang..
Hujan air mata menggelegar sudah....
Menjerit terbakar oleh duka.....
Nelangsa yg kian menjadi luka...
Ku menangis...
Ku menjerit...
Ku merana.....
Ku menderita..
Puisi Untuk NYA
Bercokolnya selalu di dalam hati
Masuk mengendap-ngendap tanpa permisi
Atau menyergap mendobrak tanpa disadari
Cinta yang telah lama terpendam
Akarnya begitu kuat menghunjam
Tak sedikit orang yang kehilangan malam
Terjaga dengan mata tak dapat terpejam
Aku berlindung kepadaNya agar tak dibuai cinta
Walau tak kupungkiri hati ini telah terbuai olehnya
Satu-satunya cara adalah membuat jarak dengannya
Aku di sini dan ia di sana di rumahnya
Mudah-mudahan hatiku terjaga dengan sementara jauh darinya
Kutitipkan cinta kepada yang menciptakanNya
Karena dialah yang berhak untuk berikan kepada yang dikehendakiNya
Tapi di sudut lain, aku bersimpuh berdoa kepadaNya
Agar cinta itu tak diberikan kepada siapa-siapa
Karena aku ingin hidup bersamanya
Merajut hidup penuh berkah dalam sakinah mawaddah wa rahmah
Di jalan kehidupan yang panjang dan tak mudah
Mudah-mudahan doa ini diijabah dan cintapun bersemi indah
KATAKAN CINTA
sambil menatap dalam - dalam matamu
entah kenapa, aku tak berani
aku ingin menulis puisi
memberikan bunga kepadamu
mengutarakan isi hatiku
kurasa tak usahlah dengan kata - kata
tak usahlah memberi bunga segala
cintaku untukmu, selalu yang terbaik
mataku masih mencari sosokmu
telingaku masih mencari suaramu
tubuhku mengisyaratkan cinta padamu
hatiku masih kecewa saat kau menganggapku angin lalu
tapi, satu keyakinan tumbuh di hatiku,
kau akan mencintaiku. ...
Maafkan Aku TUHAN
Tuhan...
maafkan aku
aku belum bisa mencintaimu
dengan sepenuh hatiku
aku masih sering menduakanmu
kadang dengan manusia
kadang dengan harta
kadang dengan urusan-urusan dunia
yang tak sepenuhnya berguna
kalaupun ada guna
semata tak lebih sebagai pemuas dahaga raga
Tuhan...
aku sadar
jalan menujuMu sangatlah berat dan sulit
penuh dengan liku
menanjak tajam
turun begitu deras
terjal
becek
kadang berlumpur
membuatku begitu lelah
membuatku sering tersandung
bahkan tak jarang aku jatuh terjerembab
Tuhan...
terkadang saya hampir putus asa
menjalani perjalanan yang begitu berat
Namun, terima kasih Tuhan...
Engkau telah mengirimkan bidadari-bidadari
yang menemaniku menempuh perjalanan ini
dalam suatu titik balik
Engkau telah menyadarkanku
perjalanan harus dilanjutkan
Dan dalam keremangan akhir malam ini
aku mohon kepadaMu Tuhan...
berikan kebeningan hati untuk mencintaiMu sepenuh-penuhnya
dan biarkan bidadari-bidadari itu tetap bersama menemaniku hingga akhir perjalanan nanti
aku berjanji untuk tidak menduakanMu meski dengan bidadari-bidadari itu...
Bagi Mereka
Cinta adalah luka hati
Yang hanya menyakiti
Disetiap waktu dalam rangkaian hari
Bagi mereka yang melihat
Cinta adalah lukisan jiwa
Yang terindah yang pernah ada
Yang membuat mereka buta
Bagi mereka yang mendengar
Cinta bagai suara nyanyian hati
Termerdu disetiap nadi
Meski perlahan kan membuat tuli
Bagi mereka yang mencari
Ciinta adalah misteri
Yang mereka coba temukan
Tuk memastikan tujuan
Bagi mereka yang merela
Cinta adalah penyerahan seluruh jiwa
Penyatuan seluruh asa
Hingga tak lagi diperlukan kata-kata
Bila Semua
Ini hatiku, kubuka untukmu
Kuharap kau tak hanya termangu
Meski ku kan tetap menunggu
Ini cintaku, kuberikan untukmu
Kubungkus rapi dan kuhadiahkan padamu
Kuharap menjadi berkenan dihatimu
Ini jiwaku, kubuka lebar untukmu
Terserah bagaimana kau memasukinya
Kuisapkan ruang yang tuk hatimu
Terserah kapan kau ingin menempatinya
Namun bila semua tlah terbuka
Dan kau tetap enggan memasukinya
Cobalah kau buka sedikit celah hatimu
Dan biarkan kucoba tuk memasukinya
Aku Merindukan Mu
Melepas jejak jalan yang berabu
Saat hati tak bisa bersatu
Saat mata tak bisa bertemu
Sebuah kerinduan membuncah dalam kalbu
Aku sangat merindumu
Seperti malam merindu pagi
Seperti punguk merindu bulan
Sejuta nuansa hati bersatu
Dalam sejuta tanya dan permainan rasa
Aku merindumu kekasih
dan aku terus berteriak dalam hening
Tak adakah suara datang kepadamu
menceritakan rasa rindu yang tertuang
Dalam sebuah bait kata yang meradang
Kepada sebuah cinta yang terhalang
Aku merindumu kasih
Saat aku menelusuri ruang rinduku padamu
sebuah kerinduan yang terpancar pada indahnya bayangmu
dan tak akan lekang dalam satu hitungan waktu
Sebuah Harapan
Bukan kepada manusia yang tak memiliki apa-apa
Manusia ada lemah dan cacatnya
Harapan kepadanya hanyalah penderitaan
yang berujung pada kesengsaraan, jika ternyata cinta tak kesampaian
Berlindunglah padaNya dari perasaan yang menghimpit jiwa dan menyesakkan dada
Karena cinta itu membangun bukannya membuat derita apalagi binasa
Itulah cinta...
ia begitu indah walau tak dapat dijamah mata
ia negitu manis walau tak dapat dikecap lidah
cinta, tak dapat dijamah panca indera
ia hanya terasa di hati manusia
(SandY Legia)
Konsep CINTA
Mengantarku dari anak-anak menuju dewasa
Mengajarkanku apa artinya cinta
Orang bilang cinta adalah saat kau tertarik kepadanya
Orang bilang cinta adalah saat kau sering menyebut namanya
Orang bilang cinta adalah saat kau merindukannya
Orang bilang cinta adalah saat kau takut kehilangannya
Tapi itu bukan arti cinta
Itu ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta
Hati-hati dengan jatuh cinta
Sudah jatuh ketimpah tangga pula
Rasanya sungguh sakit dan tersiksa
Bisa-bisa jadi orang gila
Lebih baik membangun cinta
Tidak sakit dan tidak sengsara
Hanya jaga diri dan jangan banyak mengumbar kata
SIMPATI, SIMPAn dalam HaTI bila kau suka
Tapi awas jangan sampai memalingkanmu dariNya
Bila tiba saatnya ….
Bolehlah kau deklarasikan cinta
Lewat ikatan suci halalkan berdua
Sekarang siapkan saja dulu diri
Ketimbang mencari-cari yang tak pasti
Agar beruntung dikemudian hari
Cinta bersemi lagi diridhoi ilahi
doaku untu cinta
Bukan bosan melainkan habis kata-kata
Sudah terlalu banyak ia bercerita
Tentang sesuatu yang dinamakan cinta
Apakah salah jika aku mendamba?
Seseorang yang bersemayam di hati sejak lama
Sungguh perkara sulit untuk melupakannya
Dan aku pun enggan untuk melupakannya
Namun sungguh tak ingin habis waktuku karenanya
Mendamba, mendamba, dan teruuus mendamba
Padahal persoalan hidup bukan hanya untuk cinta
Cinta hanya bagian kecil tuk raih ketenangan jiwa
Berapa lamakah kita hidup di dunia?
Sehingga seseorang rela gadaikan hidupnya hanya untuk cinta
Tak adakah sesuatu yang lebih berharga darinya?
Aku memang sedang terbuai cinta
Ku kira mudah untuk melupakannya
Ternyata hati ini semakin cenderung kepadanya
Sedang aku tak tahu apa-apa tentang esok dan lusa
Akankah cinta ini bersemi indah atau sebaliknya?
Aku pergi tinggalkan negeri tercinta
Untuk menggapai cita-cita
Sungguh aku ingin jauh darinya
Bukan karena benci terhadapnya
Melainkan terlalu mengharap dan mendambakannya
Membuat jarak mungkin akan memnbuat kami terjaga
Dari saling tatap yang menghimpit jiwa
Dari jalan berdua yang disengaja atau tak disengaja
Yaa Allah yang telah anugerahkan rasa cinta
Sungguh aku telah berani bicara seenaknya
Tapi inilah aku yang tak mampu membendung kata
Bila ia telah lepas dari rantai hati yang membelenggunya
Ampunilah diriku atas segala dosa
Kabulkanlah harapan dan doa kami bila itu baik di akherat dan di dunia
Note.
Kubuka ... Kubaca kuresapi Huruf - huruf tersusun merangkai kata Hingga senyum manis memampang Dinding ini dihati roboh tersentuh Poligami cin
Kubuka ...
Kubaca kuresapi
Huruf - huruf tersusun merangkai kata
Hingga senyum manis memampang
Dinding ini dihati roboh tersentuh
Riak - riak kecil dipelupuk mataku
Tak henti bergulir
Ooo aku ingin mencintai lebih dalam
Cinta yang seharusnya lebih indah serta mendalam
Keriduan memenuhi relung hati dan pikiran
Beribu - ribu kata indah dan pujian
Ingin terlontar, ku ingin lebih syahdu
Romantisme dalam cinta sesungguhnya
Kuingin jatuh cinta
Makin cinta dan terpesona dalam denyut nadi cinta
Tapi ku tak ingin kegombalan semu
Kuingin persembahkan cinta yang nyata
Sejati untuk yang kucintai
Mengukir indah cinta dalam hati
Terukir dalam dan tak ingin terhapus
Kuingin selalu cinta padaMu Ya Rabbi
Dalam setiap nafasku
Dalam relung jiwa
Menantikan berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpi Ya kekasih Alloh
Ya Rasulloh
Mencoba melakukan sunnahmu dalam setiap langkahku
Serta merindukanMu Ya Rabb juga kekasihMu dalam hari - hariku
Kuingin engkau selalu menjadi panutan dalam waktuku Ya Rasul
Kuingin terpancar kebahagiaan dalam wajah
Memberikan cinta serta kasih sayang
Menyelami akan peranku pada kalian
Kuingin wajah bangga terpancar bukan wajah tertunduk malu
Kuingin lakukan untuk kalian
Kuharap Alloh mengabulkan
Karena kuingin kalian merasakan ketulusan cinta dalam peranku
Beribu doa, maaf dan kata cinta serta hormatku ... pada kalian
Kuingin katakan dan resapi
Hingga tulusku sampai pada kalian, Ayah dan Ibuku
Semua ke 4 cintaku ingin kusemayamkan dalam relung jiwa dan ingatanku
Kuingin ke 4 cintaku memenuhi relung hati
Tapi aku tetap sediakan sedikit tempat untuk cinta lain
Sejak bersamamu
Embun air mata menetes perlahan
Dalam hijau pucuk dedaunan
ketika Cinta bermandi cahaya
Tanpa celah nafas asmara bertanya
Memupus sebiduk penantian khayal
terlanjur tereguk aroma mewangi
Beralaskan angin kau tiup hirupan pesona
Terlanjut membasahi sebuah nuansa kisah kita
Ketika hati terberi tak terpendar
Kutapaki jejak langit memenjarakanku
aku terlempar aku terhanyut aku terbuai
Dalam sebuah anggur senyum yang terkulum
Bidadari, kuberi angin untuk kepak sayapmu
Kau beri aku suara surutkan badai samudra
Kau beri dekapan memberi sejumput senyuman
Kau beri sutra untuk sebuah kehangatan
Kini lambaian kepak sayapmu tinggal kenangan
Hanya tersisa memori sendu kisah kita
Diantara cinta dan rinduku yang membara
Kuharus hentikan alunan irama kita
Selamat jalan bidadari hatiku
Dan kita tetap satu dalam satu prasati itu.
Cinta Yang Rapuh
mengering tapi masih berbilur diguratan wajah
tergores luka cinta yang pernah kau tinggalkan
kau campakan dibibir lidahmu
terhempas direlung hatiku saat kau utarakan
bersama orangtuamu
kau berteriak kepadaku
dengan suara-surara yang selama ini
memang sering kau lontarkan kepadaku
"emoh,,,,,emoh, ,,emoh Pa!"
pokoknya aku emoh , aku minta cerai"
itu kata-kata kasar terakhirmu padaku
aku tersentak,
tubuhku ngilu melihat zahra buah hatiku
menatap kosong tanpa mengerti
tanpa bisa memaknai setiap desah kami yang tersungkur
terjerembab oleh ego yang terus membara
aku sadar siapa aku,
seorang ayah yang tak bisa beri banyak kebahagiaan untukmu
aku hanya seorang papa
seorang yang hanya punya cinta
tapi apa makna cinta buat rumahtangga?
tanpa harta aku tak berarti apa-apa
kau memilih berpaling ke dada pria
kepelukan lelaki yang lebih bermakna
untuk ukuranmu tapi bukan untuk zahra
zahra yang mungil
zahra yang lucu
zahra yang belum tahu arti dosa
kau tinggalkan
hanya untuk mereguk madu cinta
penuh erangan di tempak dulu
kau pernah memberi keperawananmu pada sahabatnya
aku dan kamu
yaitu bersama dirimu
setiap luka yang menganga
hampir pasti selalu denganmu
hanya bahagia yang selalu ada
ketika engkau tak disampingku
kenapa?
mengapa?
memang itu bukan ingin kita
bukan aku dan kamu yang mau
tapi kenapa selalu apa yang ada,
bukan ingin kita?
bukan juga mau kita
aku dan kamu pernah punya tuju
pernah punya asa
pernah punya sesuatu
yang bisa buat orangtua bangga
tapi
semua sirna
pergi bersama hari yang berganti
berlalu terbawa senja yang tersipu
seolah musnah oleh nafsu
oleh ego yang terus mengoyak
terus merasuk di dada aku dan kamu
bukan cinta yang selalu ada
bukan juga romantisme yang hiasi kita
bukan!!
bukan itu!
mereka tak pernah ada
semua hanya kamuflase
dari tatapan tetangga
dari sorot mata orangtua
dan dari kerlingan berbinar mata zahra
yang belum tahu akan arti dosa
melihat ibunnya tersudut
mengeluh di dada pria yang bukan ayahnya
Kupanjatkan Doa PadaMu
Kuhela nafas menyegarkan dada
Kuhentikan langkah sejenak disini
Di ambang gerbang penanda
Kutengok hamparan pasir dibelakang
Melukiskan waktu yang terbuang
Mendampingi kesempatan yang kusia-siakan
Terjalin indah mengalunkan
Nada penyelasan
Aroma lapuk mengelilingi suasana
Kering terasa ditenggorokanku yang dahaga
Daki di dahi menghitam menjelaga
Lelah dikaki makin menyakiti
Ditelinga mendengung suara makian bertubi-tubi
Sudah sekian lama kumelangkah
Perjalanan ini yang terpanjang
Bukannya aku bosan, hanya waktu semakin menekan
Kewajiban terabaikan dan tuntutan semakin menyesakkan
Ingin menyuarakan kebebasan
Namun terlalu banyak kuberhutang
Aku mengutuki hatiku yang lalai
Aku menyumpahi otakku yang bodoh
Aku mengumpat pada hati yang terlena
Kuperiksa lagi sisa bekal yang ada
Kulihat lagi sisa hari ini
Kulihat samar-samar ujung perjalanan
Namun petaka atau bahagia disana, entah
Yang kutahu aku harus mewujudkan sendiri
Sebaris daftar impian
Sederat catatan harapan
Kupanjatkan doa padaMu
Jadikanlah manfaat atas sisa perjalananku. ..
Senin, 06 Juli 2009
masihkah
saat q menagis bahagia dipelukmu
saat q tertawa bahagia bersamamu
mungkin kisah kita hanya sebatas helaan nafas panjangmu
mungkin kisah ini memang harus berakhir
namun tidakkah kau tau
hatiku masih perih saat mengingatnya
airmataku masih mengalir saat mengenangnya
haruskah aku menanti2 kata2mu
yang akan menyapaku lagi saat masalahmu usai
tp kenapa?
bukankah semuanya bisa terselesaikan dengan baik
dengan adanya warna cinta yang kita punya
maafkan aku yang tak pernah bisa mengartikan
arti kata 'sabar' yang kau minta padaku
apakah artinya aku harus sabar menghapus tetes demi tetes air mataku
apakah artinya aku harus sabar menunggu dan menunggu
tanpa ada sesuatu yang pasti
jelaskan padaku arti kata 'sabar' itu kasih
Kasih
Karnamu kubahagia
Karnamu ku berhenti menangis
Karnamu ku berhenti merana
Karnamu ku berjalan tegak menatap masa depan
Kau bagai air digunung sahara
Kau bagai cahaya di kegelapan
Kau bagai suara indah di kesepian
Kau bagai bunga mawar di tengah padang pasir
Terima kasih cinta ku hidup karnamu
Ku tegar dan kuat karnamu
Ku tau kau tulus mencintaiku
Begitu juga aku yang tulus mencintaimu
Akan kujaga rasa ini hingga suatu saat kau memilihku dan menjadi milikku
Sudah siap Memulai Bisnis Internet ?


PUISI KU
Album Kenangan
- Teman-teman di Kelas 1.4 di MAN Tanjungpinang
- Perpisahan Kelas 3 MAN Tanjugnpinang th 1994
- panitia perlombaan
- peserta perlombaan
- di area pemeran pembngunan
- Para peserta busana muslim
- saya dan Moh yamin
- saya bersama teman2 di area pameran pembangunan
- temanku yang sedang asik di air
- 2 orang guru ku
- saya dan teman2
- Fhoto bareng teman2 di pulau sore
- Fhoto bareng di pantai trikora
- Bu Lina
- Gerak Jalan di Tanjungpinang Tahun 70-an
- Balap Sepatu Roda th 70-an di Tanjungpinang
- Balap Sepeda th 70-an di Tanjungpinang
- Pawai Pembangunan th 70-an di Tanjungpinang
- Kota Tanjungpinang masalalu
- Buka Bersama 1
- Buka Bersama 2
- Buka Bersama 3
- Buka Bersama 4
- Buka Bersama 5
- Buka Bersama 6
- Buka Bersama 7
- Buka Bersama 8
- Buka Bersama 9
- Buka Bersama 10
- Buka Bersama 11
- Buka Bersama 12
- Buka Bersama 13
- Buka Bersama 14
- Buka Bersama 15
- Buka Bersama 16
- Buka Bersama 17
- Buka Bersama 18
- Buka Bersama 19
Ilmu Islam
- Ya ALLAH
- Pikirkan dan Syukurilah!
- Yang Lalu Biar Berlalu
- Hari Ini Milik Anda
- Biarkan Masa Depan Datang Sendiri
- Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas
- Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang
- Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada...
- Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!
- Jangan Latah!
- Qadha' dan Qadar
- Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
- Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!
- Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesuli...
- Semoga Rumahmu Membuat Bahagia
- Ganti Itu dari Allah
- Iman Adalah Kehidupan
- Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya!
- "Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang."
- "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang ...
- Hadapi Hidup Ini Apa Adanya!
- Yakinilah Bahwa Anda Tetap Mulia Bersama Para Pene...
- Shalat.... Shalat....
- "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah ad...
- "Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi!'"
- Sabar Itu Indah ...
- Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!
- Jangan Sampai Hal-hal yang Sepele Membinasakan And...
- Terimalah Setiap Pemberian Allah dengan Rela Hati,...
- Selalu Ingatlah Pada Surga yang Seluas Langit dan ...
- "Demikianlah, Telah Kami Jadikan Kamu Umat Yang Ad...
- 32. Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat...
- Rehat
- Tersenyumlah!
- Rehat 2
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Seni Bergembira
- Rehat 3
- Mengendalikan Emosi
- Kebahagiaan Para Sahabat Bersama Rasulullah s.a.w....
- Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu!
- Buanglah Rasa Cemas!
- Rehat 4
- Jangan Bersedih, Karena Rabb Maha Pengampun Dosa d...
- Jangan Bersedih, Semua Hal Akan Terjadi Sesuai Qad...
- Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!
- Rehat 5
- Jangan Bersedih, Perbanyaklah Istighfar Karena All...
- Jangan Bersedih, Ingatlah Allah Selalu!
- Jangan Bersedih dan Putus Asa dari Rahmat Allah!
- Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih ...
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Tak Pantas Anda ...
- Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalauan!
- Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Or...
- Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang!
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab P...
- Jangan Bersedih Atas Apa yang Masih Mungkin Akan T...
- Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan! Se...
- Rehat 6
- Jangan Bersedih! Pilihlah Apa yang Telah Dipilih A...
- Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang
- Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedi...
- Jangan Bersedih Selama Anda Masih Dapat Berbuat Ba...
- Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata-kata Kasar, Ka...
- Rehat 7
- Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang ...
- Jangan Bersedih Karena Perlakuan Orang Lain, Tapi ...
- Jangan Bersedih Karena Rezeki yang Sulit
- Jangan Bersedih, Karena Masih Ada Sebab-sebab yang...
- Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain
- 'Uzlah dan Dampak Positifnya
- Jangan Bersedih Karena Tertimpa Kesulitan!
- Rehat 8
- Jangan Bersedih, Inilah Kiat-Kiat untuk Bahagia
- Ulasan AL QURAN 1
- Ulasan AL QURAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 1
- Ulasan Mengenai TUHAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 3
- Ulasan Mengenai TUHAN 4
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 2
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 3
- TAKDIR
- TAKDIR - bagian 2
- 87. TAKDIR - bagian 3
- KEMATIAN
- KEMATIAN - bagian 2
- Hari AKHIRAT
- Hari AKHIRAT - bagian 2
- Hari AKHIRAT - bagian 3
- Hari AKHIRAT - bagian 4
- Keadilan dan Kesejahteraan
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 2
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 3
- Makanan
- Ahklak bagian 2
- Ahklak bagian 3
- PAKAIAN
- PAKAIAN bagian 2
- PAKAIAN bagian 3
- PAKAIAN bagian 4
- Akhlak
- KESEHATAN
- KESEHATAN bagian 2
- PERNIKAHAN
- PERNIKAHAN bagian 2
- PERNIKAHAN bagian 3
- SYUKUR
- SYUKUR bagian 2
- SYUKUR bagian 3
- HALAL BIHALAL
- HALAL BIHALAL bagian 2
- MANUSIA
- MANUSIA bagian 2
- MANUSIA bagian 3
- PEREMPUAN
- PEREMPUAN bagian 2
- PEREMPUAN bagian 3
- PEREMPUAN bagian 4
- Masyarakat
- UMMAT
- KEBANGSAAN
- KEBANGSAAN bagian 2
- KEBANGSAAN bagian 3
- AHL AL KITAB
- AHL AL KITAB bagian 2
- AHL AL KITAB bagian 3
- AHL AL KITAB bagian 4
- AGAMA
- SENI
- SENI bagian 2
- EKONOMI
- EKONOMI bagian 2
- POLITIK
- POLITIK
- POLITIK bagian 2
- ILMU dan TEKNOLOGI
- ILMU dan TEKNOLOGI bagian 2
- KEMISKINAN
- MASJID
- MUSYAWARAH
- MUSYAWARAH bagian 2
- Ukhuwah
- Ukhuwah bagian 2
- JIHAD
- JIHAD bagian 2
- P U A S A
- P U A S A bagian 2
- LAILATUL QADAR
- W A K T U
- W A K T U bagian 2
- Nasihat untuk Menikah Menurut Islam
- Di Jalan Dakwah Aku Menikah
- Ringkasan buku : Aku Ingin Menikah, Tapi ... ::..
- ALASAN TEPAT UNTUK MENIKAH
- Keotentikan Al-Quran
- Bukti-bukti Kesejarahan Al - qur'an
- Penulisan Mushhaf Al-Qur'an
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 1
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 2
- Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Al-Quran
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 1
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 2
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 3
- Dakwah menurut Al-Quran
- Tujuan Pokok Al-Quran
- Kebenaran Ilmiah Al-Quran
- Sistem Penalaran menurut Al-Quran
- Ciri Khas Ilmu Pengetahuan
- Perkembangan Tafsir
- Hikmah Ayat Ilmiah Al-Quran
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 1
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 2
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 1...
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 2...
- Al-Quran, Ilmu, dan Filsafat Manusia
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu bagian 2
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat bagian 2
- Sejarah Perkembangan Tafsir
- Kodifikasi Tafsir
- Metode Tafsir
- Kebebasan dan Pembatasan dalam Tafsir
- Kebebasan dalam Menafsirkan Al-Quran
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 1
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 2
- Perubahan Sosial
- Perkembangan Ilmu Pengetahuan
- Bidang Bahasa
- Haramnya durhaka kepada kedua orang tua
- Syirik Kecil bagian 1
- Syirik Kecil bagian 2
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 1
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 2
- Hukum Mengenakan Pakaian Yang Bergambar Dan Menyim...
- Perkembangan Metodologi Tafsir
- Perkembangan Metodologi Tafsir 2
- Perkembangan Metodologi Tafsir 3
- Tafsir dan Modernisasi
- Tafsir dan Modernisasi 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 3
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 4
- Metode Tafsir Tematik
- Beberapa Problem Tafsir
- Metode Mawdhu'iy
- Keistimewaan Metode Mawdhu'iy
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Analisis
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Komparasi...
- Hubungan Hadis dan Al-Quran
- Fungsi Hadis terhadap Al-Quran
- Pemahaman atas Makna Hadis
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 1
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 2
- Ayat-ayat Kawniyyah dalam Al-Quran
- Al-Qur'an dan Alam Raya
- Pendapat Para Ulama tentang Penafsiran Ilmiah
- Segi Bahasa Al-Quran dan Korelasi Antar Ayatnya