Minggu, 11 Desember 2011
Cerita Pertama
Boy adalah seorang cowo yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta..ia merasa terasing dari lingkungannya.
Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya.
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti..
Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku. .?
G: hmmm..entahlah. aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu. .yg aku tahu..aku benar- benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu...buatku. .kamu bisa ceria setiap hari dan meny ayangiku dengan tulus itu sudah cukup..
aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang
yg dengan tulus menyayangiku. ..
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu. ..
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..
Singkat cerita..Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi..
Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl... sampai ia berhasil menemukannya. ..
Namun... alangkah terkejutn ya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..
Ia tidak bisa menerimanya. .Ia pun menolak Girl Ia lupa akan semua janjinya..
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu. .?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada sepucuk surat disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu..tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu. .
.Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..bisa membawakan terang dan
keceriaan dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak..
kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~
Sejak ia menjadi buta..ia merasa terasing dari lingkungannya.
Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya.
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya..
Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy..
Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti..
Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus...
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku. .?
G: hmmm..entahlah. aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu. .yg aku tahu..aku benar- benar tulus menyayangimu
Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu...buatku. .kamu bisa ceria setiap hari dan meny ayangiku dengan tulus itu sudah cukup..
aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang
yg dengan tulus menyayangiku. ..
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu. ..
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..
Singkat cerita..Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi..
Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl... sampai ia berhasil menemukannya. ..
Namun... alangkah terkejutn ya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..
Ia tidak bisa menerimanya. .Ia pun menolak Girl Ia lupa akan semua janjinya..
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu. .?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri..
Saat ia ditemukan meninggal..ada sepucuk surat disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu..tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu...
Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu. .
.Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..bisa membawakan terang dan
keceriaan dalam hidupmu kembali.."
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan
juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak..
kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~
Isteri
Antara kelahiran dan kematian
permulaan kisah seorang wanita
tersiart dan tersurat
sifat-sifat mithali .
Setelah hadirnya seorang insan yang bernama Suami
maka bermula saat itu bebaslahlah wanita itu
daripada tanggungjawab keluarganya sebagai anak
lalu beralih kepangkuan sisuami
untuk memikul tanggungjawab yang baru iaitu Surirumah tangga
segala kehidupan jua kematian dibawah tanggungjawab Sisuami .
Hadirnya insan yang bergelar Isteri
dipertengahan perjalanan hidup
lalu terbentuklah suatu harmoni rumahtangga
disitulah bermulanya satu salasila keluarga
yang baru.
Sebelum berumahtangga bagi seorang lelaki
segala suka duka ,tawa dan tangis
sentiasa disamping keluarga tersayang
setelah hadirnya seorang insan yang bernama Isteri
segala alam mayanya akan dipertanggungjawab
sepenuhnya oleh SiIsteri
membina syugawi dunia buat SiSuami .
Isteri …
adalah insan yang amat bermakna
dalam mengharungi perjalanan hidup
setiap saat setiap masa
bersedia berkorban apa saja buat SiSuami
menjadi teman ,menjadi kekasih menjadi ibu kepada anak-anak .
Isteri …
kasih sayang serta sikap perihatinnya
tiada nilainya amatlah berharga
sebenarnya Isteri adalah pegangan jua nafas kehidupan .
Isteri…
sebelum berkahwin berkorban demi keluarga
setelah berkahwin berkorban demi Suami
setelah menjadi Ibu berkorban untuk anak jua Suami
pengorbanan yang tiada akhirnya
menjadi benteng dalam mempertahankan keharmonian rumahtangga
jua kesejahteraan kebahagiaan keluarga .
Mengertilah lumlah kehidupan
bahawa seorang ibu hanya melahirkan anak (lelaki)
SiIsterilah yang akan menyambung warisannya
hingga akhir hayat
menjaminkan masa depan yang aman sentosa .
Isteri…
adalah satu anugerah yang tiada ternilai
andai dikata sahabat hanya sekadar teman berbicara
anadi dikata Isteri dialah segala galanya
bagi yang mengerti
dia umpama permata hati.
Hargailah pengorbanannya
sanjunglah ketulusannya
cintailah keikhlasannya
mengertilah kesetiaannya
tiada kesudahan andai bermula
akan berakhir dihujung nyawa .
Rabu, 26 Oktober 2011
SENI DALAM PANDANGAN ULAMA ISLAM
1. Imam Asy syaukani, dalam kitabnya Nailul authar menyatakan sebagai berikut 1):
a. Hukum menyanyi dan alat musik, Menurut mazhab jumhur adalah Haram,sedangkan mazhab ahlul Madinah, Azh Zhohiriyah dan jama’ah sufiyah memerbolehkannya.
b. Abu Mansyur Al Baghdadi ( dari mazhab Asy Syafi’i) manyatakan:”Abdullah Bin Ja’far berpendapat bahwa menyanyi dan musik itu tidak menjadi masalah. Dia sendiri ppernah menciptakan sebuah lagu untuk dinyanyikan para pelayan (budak)wanita (jawari) dengan alat musik seperti rebab. Ini terjadi ada masa amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib Ra.
c. Imam Al Haramain didalam kitabnya An Nihayah menukilkan dari para ahli sejarah bahwa Abdullah bin Az Aubair memiliki beberapa jariayah (wanita budak) yang biasa memainkan alat gambus.ada suatu hari Ibnu Umar datang kepadanya dan melihat gambus tersebut berada di sampingnya, lalu Ibnu Umar bertanya,:Apa ini wahai sahabat Rasulullah? Setelah di amati sejenak, lalau ia berkata,:Oh,ini barangkali timbangan buatan negeri Syam,”ejeknya.Mendengar itu Ibnu Zubair berkata,”digunakan untuk menimbang akal manusia.”
d. Ar Ruyani meriwayatkan dari Al Qaffal bahwa
Untuk lebih lengkapnya bisa di unduh disini!
a. Hukum menyanyi dan alat musik, Menurut mazhab jumhur adalah Haram,sedangkan mazhab ahlul Madinah, Azh Zhohiriyah dan jama’ah sufiyah memerbolehkannya.
b. Abu Mansyur Al Baghdadi ( dari mazhab Asy Syafi’i) manyatakan:”Abdullah Bin Ja’far berpendapat bahwa menyanyi dan musik itu tidak menjadi masalah. Dia sendiri ppernah menciptakan sebuah lagu untuk dinyanyikan para pelayan (budak)wanita (jawari) dengan alat musik seperti rebab. Ini terjadi ada masa amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib Ra.
c. Imam Al Haramain didalam kitabnya An Nihayah menukilkan dari para ahli sejarah bahwa Abdullah bin Az Aubair memiliki beberapa jariayah (wanita budak) yang biasa memainkan alat gambus.ada suatu hari Ibnu Umar datang kepadanya dan melihat gambus tersebut berada di sampingnya, lalu Ibnu Umar bertanya,:Apa ini wahai sahabat Rasulullah? Setelah di amati sejenak, lalau ia berkata,:Oh,ini barangkali timbangan buatan negeri Syam,”ejeknya.Mendengar itu Ibnu Zubair berkata,”digunakan untuk menimbang akal manusia.”
d. Ar Ruyani meriwayatkan dari Al Qaffal bahwa
Untuk lebih lengkapnya bisa di unduh disini!
Minggu, 23 Oktober 2011
PRAKTEK SENI SUARA DAN SENI TARI DALAM SEJARAH ISLAM
Di Hijaz orang menggunakan musik yang di namkan Iqa ( irama yang berasal dari suara gendang, bentuk ritm). Mereka juga menggunkan alat musik antara lain: seruling, rebana, gambus, tambur dll.
Dalam kitab-kitab hadits terdapat nash-nash yang memperbolehkan bernyanyi, menari dan memainkan alat-alat musik hanya ada acara pesta perkawinan, khitan, dan ketika tamenyambut tamu yang baru datang atau memuji—muji orang yang mati syahid dalam peperang atau pula manyambut kedatangan hari raya dan yang sejenisnya.
(1)Dari Aisyah R.Ha. ia brkata :” Pada suatu hari Rasulullah masuk ketemppatku. Di sampingku ada dua gadis perempuan yang sedang mendendangkan nyanyian ( tetang hari ) Bu’at 2) (didalam riwayat Muslim di tambah dengan menggunakan rebana).ku lihat Rasulullah SAW berbaring dengan memalingkan mukanya.Pada saat itulah Abu Bakar masuk dan ia marah kepada saya, katanya,”Di tempat nabi ada seruling setan?”Mendengan seruan itu, Nabi menghadapkan mukanya kepada Abu Bakar seraya berkata,” bairkanlah keduanya, hai Abu bakar!”Takkala Abu Bakar tidak memperhatikan lagi maka saya suruh kedua budak perempuan itu keluar.. Waktu itu adalah hari Raya dimana orang-orang Sudan sedang menari dengan memainkan alat-alat penangkis dan senjata perangnya ( di dalam mesjid )...”
untuk jelasnya sila unduh disini!
Dalam kitab-kitab hadits terdapat nash-nash yang memperbolehkan bernyanyi, menari dan memainkan alat-alat musik hanya ada acara pesta perkawinan, khitan, dan ketika tamenyambut tamu yang baru datang atau memuji—muji orang yang mati syahid dalam peperang atau pula manyambut kedatangan hari raya dan yang sejenisnya.
(1)Dari Aisyah R.Ha. ia brkata :” Pada suatu hari Rasulullah masuk ketemppatku. Di sampingku ada dua gadis perempuan yang sedang mendendangkan nyanyian ( tetang hari ) Bu’at 2) (didalam riwayat Muslim di tambah dengan menggunakan rebana).ku lihat Rasulullah SAW berbaring dengan memalingkan mukanya.Pada saat itulah Abu Bakar masuk dan ia marah kepada saya, katanya,”Di tempat nabi ada seruling setan?”Mendengan seruan itu, Nabi menghadapkan mukanya kepada Abu Bakar seraya berkata,” bairkanlah keduanya, hai Abu bakar!”Takkala Abu Bakar tidak memperhatikan lagi maka saya suruh kedua budak perempuan itu keluar.. Waktu itu adalah hari Raya dimana orang-orang Sudan sedang menari dengan memainkan alat-alat penangkis dan senjata perangnya ( di dalam mesjid )...”
untuk jelasnya sila unduh disini!
Minggu, 16 Oktober 2011
Selasa, 30 Agustus 2011
Buka Bersama 1
Sabtu, 04 Juni 2011
Rasa Ku
Dan rasaku bergetar laju....arungi samudra hati begitu dalam
meniti sepanjang perjalanan menembus lautan karang
jiwa yang terus mencari hingga diketinggian langit Cinta
satu persatu terjawab semua tanya.....
kadang ada bisikan membuai hasrat, menggoda kalbu masuki lorong nista
terombang ambing dikeraguan...antara hitam putih rayuan
Digenggaman kekuasaan Jiwa....menyatu dalam satu keinginan
hapus semua ragu dan bimbang, menghujam ulu hati dikepasrahan
menggores lukisan nirwana....di kanvas kalbu bingkai hati
menyusun dogma-dogma mengikat batasan kebenaran
menebar benih kemuliaan di puncak jiwa
berharap menuai cahaya hati penuh CINTA
Ya....rasaku tak tertandingi..iringi air mata kerinduan
padamu Duhai Sang Maha Suci
senja sang dewi
Wajah senja merona jingga
Kala dewi Luna menawarkan cinta
“Biar kuselimuti dirimu dengan malam
Agar tak terlihat malu suryamu nan pualam”
Rayu sang dewi disambut genit kedipan gemintang
Dan kegelapan akan kembali membawa tenang
Namun sebentar saja
Kota, jalan dan taman akan dipenuhi cahaya
Kerlip kunang hanya tercampak di sudut-sudut pematang
Bahkan para bintang juga bersinar gamang
“Jangan pedulikan aku, dewiku
Aku hanya cemburu pada cahaya lampu
Yang tak lagi perlukanku atau dirimu”
Rajuk senja mulai sendu
Biarlah, kekasihku
Jangan relakan itu merubah rona wajahmu
Bukankah masih para pecinta yg dilanda asmara
Jua pencari jati diri yang jenuh akan hidupnya
Serta para pelarian dari hujaman duka
Tak sedikit pemikir dan penyair yang terilhami kita
Biarlah kita untuk mereka
Biarlah mereka akan mencari kita
Angin lembah tetap menyapa ramah
Setia nenghibur insan yang gelisah
Tak apa bila makin hilang arah
Tersesat diantara gedung berdiri megah
Selama sang dewi masih menghadirkan mimpi
Selama senja menanti datangnya pagi
Kala dewi Luna menawarkan cinta
“Biar kuselimuti dirimu dengan malam
Agar tak terlihat malu suryamu nan pualam”
Rayu sang dewi disambut genit kedipan gemintang
Dan kegelapan akan kembali membawa tenang
Namun sebentar saja
Kota, jalan dan taman akan dipenuhi cahaya
Kerlip kunang hanya tercampak di sudut-sudut pematang
Bahkan para bintang juga bersinar gamang
“Jangan pedulikan aku, dewiku
Aku hanya cemburu pada cahaya lampu
Yang tak lagi perlukanku atau dirimu”
Rajuk senja mulai sendu
Biarlah, kekasihku
Jangan relakan itu merubah rona wajahmu
Bukankah masih para pecinta yg dilanda asmara
Jua pencari jati diri yang jenuh akan hidupnya
Serta para pelarian dari hujaman duka
Tak sedikit pemikir dan penyair yang terilhami kita
Biarlah kita untuk mereka
Biarlah mereka akan mencari kita
Angin lembah tetap menyapa ramah
Setia nenghibur insan yang gelisah
Tak apa bila makin hilang arah
Tersesat diantara gedung berdiri megah
Selama sang dewi masih menghadirkan mimpi
Selama senja menanti datangnya pagi
Mudahnya Bilang Sudah
Sudah kuingatkan bahwa tidak mudah bagimu
Tuk lupakan aku
Bukan karena aku begitu istimewa,
Atau berharga
Tapi memang karena aku sungguh sayang....
Telah berbulan rinduku tertahan
Karenamu sudah tiada mau indahkan
Dan juga tuk mengganggumu pun sudahlah sungkan
Apa yang kita punya tak bisa digadai
Yang sudah terjalani, semata ikhlas dan cinta hati
Sungguhpun bila kini dirimu merasa rindu
Begitupun aku
Tuk lupakan aku
Bukan karena aku begitu istimewa,
Atau berharga
Tapi memang karena aku sungguh sayang....
Telah berbulan rinduku tertahan
Karenamu sudah tiada mau indahkan
Dan juga tuk mengganggumu pun sudahlah sungkan
Apa yang kita punya tak bisa digadai
Yang sudah terjalani, semata ikhlas dan cinta hati
Sungguhpun bila kini dirimu merasa rindu
Begitupun aku
HANYA MALAM INI
Ijinkan malam ini aku membencimu setengah mati
Walau untuk sekali ini
Esok aku akan cintai
Karena kau tetap di hati
Ijinkan malam ini aku menamparmu
Ampuni aku
Esok aku akan mendekapmu
Sambil membelai rambutmu segenap hatiku
Ijinkan malam ini aku pergi jauh darimu
Maafkan aku
Esok aku akan datang padamu
Karena hanya kau yang menemani selalu disisiku
Ijinkan malam ini aku melupakanmu sepenuh hati
Walau untuk terakhir kali
Esok hanya kau yang kuingat lagi
Karena rindu menuntunku kembali
Ijinkanlah hanya untuk malam ini
Agar kasih sayangku selalu bersemi
Walau untuk sekali ini
Esok aku akan cintai
Karena kau tetap di hati
Ijinkan malam ini aku menamparmu
Ampuni aku
Esok aku akan mendekapmu
Sambil membelai rambutmu segenap hatiku
Ijinkan malam ini aku pergi jauh darimu
Maafkan aku
Esok aku akan datang padamu
Karena hanya kau yang menemani selalu disisiku
Ijinkan malam ini aku melupakanmu sepenuh hati
Walau untuk terakhir kali
Esok hanya kau yang kuingat lagi
Karena rindu menuntunku kembali
Ijinkanlah hanya untuk malam ini
Agar kasih sayangku selalu bersemi
Sabtu, 16 April 2011
Hatiku Yang Teryakinkan
Kenapa harus seperti ini..
Cinta ku tumbuh tak tau diri..
Kamu yg sudah tak lagi sendiri..
Tetap saja ku Cintai..
Bodoh nya diriku..
Yang terus mencintamu..
Terus mengharapkanmu..
Untuk menjadi milikku..
Kenapa tak ku lepas dirimu saja..
Masih banyak gadis lain disana..
Yang mungkin bisa ku Cinta..
Dan mau terima aku apa adanya..
Namun dalam hatiku telah teryakinkan..
Cinta ku tumbuh tak tau diri..
Kamu yg sudah tak lagi sendiri..
Tetap saja ku Cintai..
Bodoh nya diriku..
Yang terus mencintamu..
Terus mengharapkanmu..
Untuk menjadi milikku..
Kenapa tak ku lepas dirimu saja..
Masih banyak gadis lain disana..
Yang mungkin bisa ku Cinta..
Dan mau terima aku apa adanya..
Namun dalam hatiku telah teryakinkan..
Kamu lah rusukku yang terpisahkan..
Sembilu
Sudah kuingatkan bahwa tidak mudah bagimu
Tuk lupakan aku
Bukan karena aku begitu istimewa,
Atau berharga
Tapi memang karena aku sungguh sayang....
Telah berbulan rinduku tertahan
Karenamu sudah tiada mau indahkan
Dan juga tuk mengganggumu pun sudahlah sungkan
Apa yang kita punya tak bisa digadai
Yang sudah terjalani, semata ikhlas dan cinta hati
Sungguhpun bila kini dirimu merasa rindu
Begitupun aku
Tuk lupakan aku
Bukan karena aku begitu istimewa,
Atau berharga
Tapi memang karena aku sungguh sayang....
Telah berbulan rinduku tertahan
Karenamu sudah tiada mau indahkan
Dan juga tuk mengganggumu pun sudahlah sungkan
Apa yang kita punya tak bisa digadai
Yang sudah terjalani, semata ikhlas dan cinta hati
Sungguhpun bila kini dirimu merasa rindu
Begitupun aku
Dimana Peraduan Mu
Hilang sesak mendulang mimpi
Temaram rindu akan damai yang abadi
Disela keterpurukan akal, ku hilang arah
Saat menciutnya iman, ku menangisi damai
Dalam mata mulai redup secarik cahaya
Tersesat berujung tak beruang
Menyala sedikit damai pangkuan mu
Ku menangisi hidup namun tak mampu tuk bersimpuh
Ku menangisi dosa namun tak mampu tuk mengadu
Katanya kau maha pengasih
Berikan lah Kasih mu dalam jeratan dunia ku
Ku lelah kan semua ego ku
Tunjukan aku dimana harus mengadu…
Temaram rindu akan damai yang abadi
Disela keterpurukan akal, ku hilang arah
Saat menciutnya iman, ku menangisi damai
Dalam mata mulai redup secarik cahaya
Tersesat berujung tak beruang
Menyala sedikit damai pangkuan mu
Ku menangisi hidup namun tak mampu tuk bersimpuh
Ku menangisi dosa namun tak mampu tuk mengadu
Katanya kau maha pengasih
Berikan lah Kasih mu dalam jeratan dunia ku
Ku lelah kan semua ego ku
Tunjukan aku dimana harus mengadu…
Langganan:
Postingan (Atom)
Bagi teman yang ingin membaca Al-qur'an sila klik disini! dan jika ingin membaca Al-qur'an dan terjemahanya sila klik disini!
Sudah siap Memulai Bisnis Internet ?
Bagi anda yang pengen dapat uang saku tambahan silakan coba yang satu ini, anda hanya di minta untuk mengklik iklan lalu anda dibayar.buruan daftar di donkeymails bawah ini



PUISI KU
Album Kenangan
- Teman-teman di Kelas 1.4 di MAN Tanjungpinang
- Perpisahan Kelas 3 MAN Tanjugnpinang th 1994
- panitia perlombaan
- peserta perlombaan
- di area pemeran pembngunan
- Para peserta busana muslim
- saya dan Moh yamin
- saya bersama teman2 di area pameran pembangunan
- temanku yang sedang asik di air
- 2 orang guru ku
- saya dan teman2
- Fhoto bareng teman2 di pulau sore
- Fhoto bareng di pantai trikora
- Bu Lina
- Gerak Jalan di Tanjungpinang Tahun 70-an
- Balap Sepatu Roda th 70-an di Tanjungpinang
- Balap Sepeda th 70-an di Tanjungpinang
- Pawai Pembangunan th 70-an di Tanjungpinang
- Kota Tanjungpinang masalalu
- Buka Bersama 1
- Buka Bersama 2
- Buka Bersama 3
- Buka Bersama 4
- Buka Bersama 5
- Buka Bersama 6
- Buka Bersama 7
- Buka Bersama 8
- Buka Bersama 9
- Buka Bersama 10
- Buka Bersama 11
- Buka Bersama 12
- Buka Bersama 13
- Buka Bersama 14
- Buka Bersama 15
- Buka Bersama 16
- Buka Bersama 17
- Buka Bersama 18
- Buka Bersama 19
Ilmu Islam
- Ya ALLAH
- Pikirkan dan Syukurilah!
- Yang Lalu Biar Berlalu
- Hari Ini Milik Anda
- Biarkan Masa Depan Datang Sendiri
- Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas
- Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang
- Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada...
- Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!
- Jangan Latah!
- Qadha' dan Qadar
- Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
- Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!
- Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesuli...
- Semoga Rumahmu Membuat Bahagia
- Ganti Itu dari Allah
- Iman Adalah Kehidupan
- Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya!
- "Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang."
- "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang ...
- Hadapi Hidup Ini Apa Adanya!
- Yakinilah Bahwa Anda Tetap Mulia Bersama Para Pene...
- Shalat.... Shalat....
- "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah ad...
- "Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi!'"
- Sabar Itu Indah ...
- Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!
- Jangan Sampai Hal-hal yang Sepele Membinasakan And...
- Terimalah Setiap Pemberian Allah dengan Rela Hati,...
- Selalu Ingatlah Pada Surga yang Seluas Langit dan ...
- "Demikianlah, Telah Kami Jadikan Kamu Umat Yang Ad...
- 32. Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat...
- Rehat
- Tersenyumlah!
- Rehat 2
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Seni Bergembira
- Rehat 3
- Mengendalikan Emosi
- Kebahagiaan Para Sahabat Bersama Rasulullah s.a.w....
- Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu!
- Buanglah Rasa Cemas!
- Rehat 4
- Jangan Bersedih, Karena Rabb Maha Pengampun Dosa d...
- Jangan Bersedih, Semua Hal Akan Terjadi Sesuai Qad...
- Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!
- Rehat 5
- Jangan Bersedih, Perbanyaklah Istighfar Karena All...
- Jangan Bersedih, Ingatlah Allah Selalu!
- Jangan Bersedih dan Putus Asa dari Rahmat Allah!
- Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih ...
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Tak Pantas Anda ...
- Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalauan!
- Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Or...
- Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang!
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab P...
- Jangan Bersedih Atas Apa yang Masih Mungkin Akan T...
- Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan! Se...
- Rehat 6
- Jangan Bersedih! Pilihlah Apa yang Telah Dipilih A...
- Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang
- Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedi...
- Jangan Bersedih Selama Anda Masih Dapat Berbuat Ba...
- Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata-kata Kasar, Ka...
- Rehat 7
- Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang ...
- Jangan Bersedih Karena Perlakuan Orang Lain, Tapi ...
- Jangan Bersedih Karena Rezeki yang Sulit
- Jangan Bersedih, Karena Masih Ada Sebab-sebab yang...
- Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain
- 'Uzlah dan Dampak Positifnya
- Jangan Bersedih Karena Tertimpa Kesulitan!
- Rehat 8
- Jangan Bersedih, Inilah Kiat-Kiat untuk Bahagia
- Ulasan AL QURAN 1
- Ulasan AL QURAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 1
- Ulasan Mengenai TUHAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 3
- Ulasan Mengenai TUHAN 4
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 2
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 3
- TAKDIR
- TAKDIR - bagian 2
- 87. TAKDIR - bagian 3
- KEMATIAN
- KEMATIAN - bagian 2
- Hari AKHIRAT
- Hari AKHIRAT - bagian 2
- Hari AKHIRAT - bagian 3
- Hari AKHIRAT - bagian 4
- Keadilan dan Kesejahteraan
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 2
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 3
- Makanan
- Ahklak bagian 2
- Ahklak bagian 3
- PAKAIAN
- PAKAIAN bagian 2
- PAKAIAN bagian 3
- PAKAIAN bagian 4
- Akhlak
- KESEHATAN
- KESEHATAN bagian 2
- PERNIKAHAN
- PERNIKAHAN bagian 2
- PERNIKAHAN bagian 3
- SYUKUR
- SYUKUR bagian 2
- SYUKUR bagian 3
- HALAL BIHALAL
- HALAL BIHALAL bagian 2
- MANUSIA
- MANUSIA bagian 2
- MANUSIA bagian 3
- PEREMPUAN
- PEREMPUAN bagian 2
- PEREMPUAN bagian 3
- PEREMPUAN bagian 4
- Masyarakat
- UMMAT
- KEBANGSAAN
- KEBANGSAAN bagian 2
- KEBANGSAAN bagian 3
- AHL AL KITAB
- AHL AL KITAB bagian 2
- AHL AL KITAB bagian 3
- AHL AL KITAB bagian 4
- AGAMA
- SENI
- SENI bagian 2
- EKONOMI
- EKONOMI bagian 2
- POLITIK
- POLITIK
- POLITIK bagian 2
- ILMU dan TEKNOLOGI
- ILMU dan TEKNOLOGI bagian 2
- KEMISKINAN
- MASJID
- MUSYAWARAH
- MUSYAWARAH bagian 2
- Ukhuwah
- Ukhuwah bagian 2
- JIHAD
- JIHAD bagian 2
- P U A S A
- P U A S A bagian 2
- LAILATUL QADAR
- W A K T U
- W A K T U bagian 2
- Nasihat untuk Menikah Menurut Islam
- Di Jalan Dakwah Aku Menikah
- Ringkasan buku : Aku Ingin Menikah, Tapi ... ::..
- ALASAN TEPAT UNTUK MENIKAH
- Keotentikan Al-Quran
- Bukti-bukti Kesejarahan Al - qur'an
- Penulisan Mushhaf Al-Qur'an
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 1
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 2
- Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Al-Quran
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 1
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 2
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 3
- Dakwah menurut Al-Quran
- Tujuan Pokok Al-Quran
- Kebenaran Ilmiah Al-Quran
- Sistem Penalaran menurut Al-Quran
- Ciri Khas Ilmu Pengetahuan
- Perkembangan Tafsir
- Hikmah Ayat Ilmiah Al-Quran
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 1
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 2
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 1...
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 2...
- Al-Quran, Ilmu, dan Filsafat Manusia
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu bagian 2
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat bagian 2
- Sejarah Perkembangan Tafsir
- Kodifikasi Tafsir
- Metode Tafsir
- Kebebasan dan Pembatasan dalam Tafsir
- Kebebasan dalam Menafsirkan Al-Quran
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 1
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 2
- Perubahan Sosial
- Perkembangan Ilmu Pengetahuan
- Bidang Bahasa
- Haramnya durhaka kepada kedua orang tua
- Syirik Kecil bagian 1
- Syirik Kecil bagian 2
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 1
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 2
- Hukum Mengenakan Pakaian Yang Bergambar Dan Menyim...
- Perkembangan Metodologi Tafsir
- Perkembangan Metodologi Tafsir 2
- Perkembangan Metodologi Tafsir 3
- Tafsir dan Modernisasi
- Tafsir dan Modernisasi 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 3
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 4
- Metode Tafsir Tematik
- Beberapa Problem Tafsir
- Metode Mawdhu'iy
- Keistimewaan Metode Mawdhu'iy
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Analisis
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Komparasi...
- Hubungan Hadis dan Al-Quran
- Fungsi Hadis terhadap Al-Quran
- Pemahaman atas Makna Hadis
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 1
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 2
- Ayat-ayat Kawniyyah dalam Al-Quran
- Al-Qur'an dan Alam Raya
- Pendapat Para Ulama tentang Penafsiran Ilmiah
- Segi Bahasa Al-Quran dan Korelasi Antar Ayatnya
Diberdayakan oleh Blogger.