Masih sulit kau memahami bibir yang bicara dan berubahnya roman muka
Pandang mataku saat bicara lihat pipiku akan kau lihat ribuan jejakmu
jika enggan untuk bicara diam akan katakan lebih dari maksudnya
Tentu kau tahu api sulit padam jika membara
Besarnya ombak tergantung dari angin yang mendera
Sulit memahami manusia
Mengungkap kesedihan dengan tangis
Mengungkap kebahagiaan dengan tawa
Tetapi keduanya meneteskan air mata
Mengawali hidup dengan rasa sakit, menjalani hidup dengan rasa sakit, dan mengakhiri hidup dengan rasa sakit
Mengawali cinta dengan harapan, menjalani cinta dengan kekhawatiran, dan mengakhiri cinta dengan kekecewaan
Jika awal cinta indah mengapa tidak pada awal dan akhir ceritanya
kesedihan didalamnya pun indah jika benar-benar mencinta
Karena tiap manusia hanya mencintai dirinya
Tak perlu merasa terancam
Aku tidak sedang menodongkan cinta
Aku hanya bercermin padamu
Apa engkau takut pada kata-kata yang terganti tajamnya goresan pena
Jangan mengiba seperti tanah gersang memandang langit
Jangan takut tajamnya pena tak mengiris urat nadi
Yang jauh dari cinta membeku seperti salju dan yang terlalu dekat dengan cinta akan menangis seperti awan
Api menghangatkan tapi jangan terlalu dekat luka bakar selalu terasa menyakitkan
Menurutmu cinta adalah jawaban akhir dari segalanya
Penolakan bukan vonis mati bagi terdakwa, bagiku seperti kebangkitan setelah mati
Awal cerita barulah dimulai
Jika kau bersikeras anggapalah cupid membidikkan panah tidak tepat pada sasarannya
Bila masih sulit untuk percaya,basuhlah muka, hiruplah napas dalam,dan pejamkan mata
Aku belumlah harapkan cinta
Minggu, 15 November 2009
Jerit hati yang merintih
Putra Matahari
Aku dan Cinta
Percayakah engkau akan Cinta?
Aku, sang hamba sahaya, yang sungguh percaya kekuatan
Cinta.... Dalam suatu masa telah bergegas mengepakkan
sayap,
Melintasi tujuh samudra
Mendaki puncak-puncak gunung
Menyinggahi berbagai tempat seiring hembusan angin nan
syahdu;
Hanya untuk Cinta.
Dan, kawan,
Tahukah engkau bahwa pencarian itu sungguh melelahkan?
Sayapku nyaris patah. Tubuhku terkulai tak berdaya, di
atas rerumputan hijau di sebuah taman nan asri.
Hingga perlahan kurasakan jemari yang lembut membasuh
wajahku. Seorang dara jelita dengan wajah berseri
memapahku berdiri. Seorang yang bercahaya. Cantik jiwa
raganya.
Inilah Cintaku.
Belahan jiwa yang mengisi hariku mengharu. Pemilik
tahta hati yang tlah lama dinanti.
++++
Kini dia tlah pergi, menghilang ditelan malam...
Namun Cintaku senantiasa bersamanya. Sebagaimana
Cintanya yang tlah menjadi lentera jiwa, menyinari
hati agar selalu berseri.
Dan, kawan, engkaupun akan bertanya: Tidakkah sang
hamba bersedih kala menguap lenyap Cintanya?
Maka dengarkan bisikan jiwaku untukmu;
Kesedihan hanyalah ilusi, penghias hari agar engkau
bertumbuh. Dan atas itu kesedihanku berhias senyum
tulus,...segera berganti seiring cahaya mentari pagi.
Karna aku begitu mencintainya.
Sungguh mencintainya,
hingga tarikan nafas terakhirku.
Pandangan
ADA HIDUP LAIN YANG TETAP TERSIMPAN DAN TAK TERDEFINISI SAMPAI SAAT
INI,
DENGAN KESOMBONGAN ATAU KELEMBUTAN AKU MEMBALUT HIDUP ITU DALAM
KEANGKUHAN GELAPNYA MALAM
MENCOBA CAHAYA TAK MENAPAKINYA UNTUK SEMENTARA,
DENGAN KEENGGANAN MELIHATNYA DALAM BINAR-BINAR TANGISAN DAN KESAKITAN,
DALAM KESOMBONGAN PERASAANKU,
ATAU DALAM KESEDIHAN KESENDIRIANKU
MELIHATNYA SESEKALI, LALU MENDENGARKANNYA, MATAKU MENGALIRKAN AIR
MATA YANG AKU SADARI,
MEMENGANNYA BEBERAPA KALI, DAN MERASAKANNYA DALAM KEHENINGAN
MEMBUATKU MERASA AKU BERADA SENDIRI DALAM PERAHU YANG TERAPUNG
TERSESAT DI LAUTAN,
ENTAHLAH, DIRIKU, HIDUPKU, HIDUPNYA,
MELIHAT PUTIH BAGIKU DALAM PANDANGAN HITAM, DAN MELIHAT HITAM DALAM
SUDUT PANDANG PUTIH,
MEMBUATKU SEAKAN AKU HAUS DI TENGAH LAUTAN
ANDAIKAN DETAKAN JANTUNG ADALAH IRAMA, SUDAH BANYAK MACAM IRAMA YANG
SEHARUSNYA AKU NYANYIKAN,
ANDAIKAN HENTAKANNYA ADALAH TANGISAN DALAM BELENGGU KASIH, BERAPA
BANYAK BELENGGU BAHAGIA DAN BELENGGU SEDIH YANG MENGALIR DALAM
HUBUNGAN INI
ANDAIKAN DESAHAN NAFAS ADALAH BISIKAN KERINDUAN, AKAN BANYAK KALIMAT
YANG KU RANGKAI UNTUK PANDANGAN INI
IBARATKAN HIJAU BUMI DI ATAS BIRUNYA LANGIT DAN PUTIHNYA AIR DALAM
GELAPNYA IMAGINASIKU,
MEREKA ADALAH PETARUNG YANG TAKKAN BERHENTI SAMPI IRAMA INI TAK
BERLAGU LAGI, SAMPAI TANGISAN TAK TERLIHAT LAGI, DAN SAMPAI BISIKAN
TAK TERDENGAR LAGI,
SAAT ITU YANG ADA HANYALAH PANDANGAN
Penjara Suci
diri ini yang meminta untuk tak terbelenggu lagi?
dimanakAh jalan yang telah ku pilih itu?, aku tak menapakinya lagi?,
berwarnakah langit atau manakah langit?,
berdetakah jantung ini dalam pandangannya atau manakah jantung?
jujur detakan ini bahagia mengingatmu atau dan memandangmu
ku katakan nafas ini lembut mendengarmu
dan aku yakinkan mata ini hangat menyentuhku,
tentu saja tangisan bahagia dan atau kesedihan
tentu saja anggukan ketenangan dan atau kecemasan
tentu saja dalam teriakan kegirangan dan atau kemarahan
aku telah lama berdua dengannya,
heran meihatmu begitu mudah menempuh jalan lain dan lagi,
engkau akan, masih dan atau telah bertiga bersama-sama mereka
aku ikhlaskan dalam istirahat sementara ini,
iya, aku memang cukup lelah cameo ini
Pertempuran Lain
mata adalah pensil,
dan telinga adalah warna,
ketika itu engkau adalah imaginasiku,
senyummu adalah warna hijau untuk kanvasku,
pandanganmu adalah warna biru untuk kanvasku,
dan gerakmu adalah irama untuk pensilku
di saat ketulusan mengalahkan kesombonganku,
kesombongan dan kekuatan prinsipku untuk membenci cinta,
di saat itu pandanganku terdunduk, dan aku berkatan aku telah jatuh
cinta?
tidak mungkin, tidak, ini tak mungkin terjadi padaku,
bukankah kebencianku belum mati?
bukankah aku membenci ini?
kenapa cinta merenggut kebencianku dan kesombonganku?
aku mencintainya, ternyata aku mencintainya,
selama ini aku bermain dengan pedang kesombongan,
ku ayaunkan pedangkesombonganku untuk kehormatan dan kejayaanku?
dia, mengalahkan pedang kesombonganku tanpa perlawanan
dia, menangkis ayunan pedang kesombonganku tanpa perisai
bahkan pedangku pun tak kuasa aku ayunkan lagi
berapa banyak kota yang telah aku hancurkan,
berapa banyak tangisan yang aku dengar untuk kesombongan yang aku
anggap kebanggaanku
kini pedang kesombonganku telah patah,
tak kuasa aku ayunkan lagi,
aku telah kalah, tanpa perlawanan,
tanpa pertempuran,
dan kulihat prajuritku, semuanya kelelahan dalam pertempuran tanpa
pertempuran,
Purti. . .
kusadari, aku bimbang...
Dan aku memejamkan mataku...
Berusaha menentukan pilihan...
Pilihan hatiku...
dan akhirnya aku memilih...
Aku merasa pilihan ini,
adalah pilihan yang tepat..
namun,
aku sadar...
Aku salah...
Tidak seharusnya aku memejamkan mata...
Karena pada saat aku memejamkan mata,
aku buta...
But aakan kebenaran yang ada di hadapan ku!
Tapi aku terlambat...
Kamu sudah jauh dariku...
Padahal dulu begitu dekat...
Jarak memang jahat!
Ia memisahkan kita begitu jauh...
namun,
aku tidak bisa menyalahkan jarak...
karena ini salahku...
Mengapa tidak dari dulu aku membuka mataku?
Oohhh... DEWA KAMA
Kebun Bunga
kupu-kupu
aku meluncur, aku terhempas, aku bertahan,
dan aku melawan,
kupu-kupu di angin,
aku datang, aku pergi,
angin ke utara aku harus ke selatan, aku terhempas ke utara?
kupu-kupu di angin,
terbawa arus dan melawan arus,
menanti musim semi
kupu-kupu di angin,
sayapku rusak?sayapku bertahan,
mengepakan sayap mengikuti, melawan angin?
kupu-kupu di angin,
akan terbawa, atau tetap melawan
sedang perlawanan itu melelahkan,
tapi yakin, ini cukup berarti
Hasrat
aku juga tak bergumam untuk ini,
sebab aku ada dalam penjara suci,
berapa banyak kota yang telah aku datangi,
jalan, gunung, hutan, sungai,
semuanya terlihat seperti angkuh menatapku, atau sendu menatapku?,
berapa banyak insan yang telah kulihat atau melihatku,
lelaki, wanita, anak-anak, orang tua,
sepertinya mereka memperhatikanku atau aku yang ingin di perhatikan?,
berapa banyak pertemuan yang aku sesali dan tak ingin aku temui?,
berapa banyak jantung yang berdetak yang menantikan datangnya
pengembara ini?,
aku pengembara, aku tahu tujuanku, dan aku tahu kemana aku harus
memikirkannya,
sekali lagi, kesombongan atau aku ingin berkata lebih tepatnya,
ketakutanku, aku takut, aku takut,
dengan hasratku, sedang fitrahku,
selanjutnya, aku memang meneruskan perjalanan, tapi hasrat ini, aku
merasa tertinggal dan tak berjalan dengan detakan ini,
dan akhirnya, aku merasa aku seolah-olah tidak melanjutkan
pengembaraan ini,
karena hasrat dan fitrah ini, tidak seimbang,
karena aku tidak bisa, membuatnya seimbang,
aku harus memilih,
jujur aku takut hasrat ini melebihi keinginanku pada-NYA,
sedang aku akan kembali pada-NYA
hasrat ini, tak ku pedulikan untuk sesaat,
sebab aku yakin, kelak pada akhirnya, ketakutan akan penyesalan tidak
lebih buruk dari pada terlena dan berpura-pura dengan hasrat ini
Terlalu Pagi
sedang mata, terlalu segar untuk tertutup,
ketika hiruk pikuk pagi di nantikan,
terlalu menyesal melepaskan pagi sebagai malam,
sedang pikiran ini masih mencerna sebuah kalimat,
kalimat yang samar-samar tertulis,
"rindukan diriku dalam ingatanmu"
adalah kelemahan dan keengganan melihat hidup lain bahagia,
dalam tubuh yang tak asing ini,
selalu ada gejolak dan elegi yang harus ku pecahkan
atau mereka memecahkanku,
seperti kata seorang sahabat,
suasana hati bisa dibentuk,
janganlah kita terbentuk oleh suasana hati,
seperti kata seorang bijak,
hidup terlalu indah untuk memikirkan seseorang,
dan hidup terlalu berat untuk menunggunya,
entahlah, suasana ini, dan kesan ini,
aku menantangnya, aku tak takut,
walau sebenarnya, aku ingin segera mengakhirinya
Aku
Kepada siapa yang peduli
Mungkinkah aku kan mencuba
Atas semua yang kumahu
Adalah menjadi aku
Terbiasa aku,
Menjadi dia,
Dan mereka,
Dimana yang kudapat cari
Hanyalah yang punya
Dia dan mereka
Tanpa aku atau punyaku
Sulit untuk mengerti
Walau untuk menjawap
Sebuah tanya dari
Yang benar
Aku.
Tanpamu Bagaimana Harus ku katakan Apa di dalamku Sedang kau Tidak mengerti Akanku Bagaimana Harus ku dakap Akan cintamu Sedang kau Terl
Bagaimana
Harus ku katakan
Apa di dalamku
Sedang kau
Tidak mengerti
Akanku
Bagaimana
Harus ku dakap
Akan cintamu
Sedang kau
Terlalu jauh
Dariku
Tiada lafaz
Tiada lihat
Imajimu
Adalah laraku
Sentuhmu
Adalah deritaku
Aku denganmu
Dalam cinta
Berjelaga
Kenangan itu . .
Pesona Cinta
Biarkan cinta datang dengan segala keterbukaan
Menyatu di dalam jiwa bagai sepasang mata telanjang menyusuri putihnya asap kabut
Rasa sayang mulai bersahut-sahut
Tak sabar lagi akan dekapan lembut
Tanpa nafsu untuk menguasai, tanpa ego akan keharusan untuk memiliki
Cinta berjalan sendiri
Perlahan dan lembut
Bersahaja dan peduli
Pengertian dan kasih
Indah dan berkesan
tumbuh di hati hingga mengalir di darah
Melebur pada jiwa-jiwa indah penuh pesona
Time 4 you
I need one minute 2 know you...
I need one hour 2 be friends with you...
I need one day 2 like you...
I need one week 2 care about you...
I need one month 2 to love you...
But I need more than a year 2 forget about you...
And i also know that it is impossible 2 do that...
And I only want u 2 know...
That, I'll always Love you....
SincE I mET you...
Duniaku mulai berubah...
Hari-hariku mulai penuh warna....
Tak lagi sepert dulu.....
Dimana smuanya masih hitam putih...
aQ sangat berterima kasih padamu...
Dirimu membuatku merasa sangat berharga...
Engkau yang menjaga diriku,
bahkan dengan jiwa dan ragamu.....
Tapi aQ benci!
Kau memperlakukanku dengansangat hati-hati... .
aQ bagaikan boneka porselen dalam kotak kaca!
SAngat rapuh!
Itukah pandanganmu terhadapku?
Padahal,
aQ tidak serapuh itu!
Cobalah kamu pahami diriku sedikit Lagi.....
Suka atau Cinta
dariku....
kembara kelana
Antara suka dan cinta
Di hadapan orang yang kita cinta,
Hati kita kan berdegup kencang...
Tapi di depan orang yang kita suka,
Hati kita akan gembira...
Di depan orang yang kita cinta,
Musim sentiasa berbunga-bunga. ..
Di depan orang yang kita suka,
musim itu cuma berangin sahaja...
Jikalau kita lihat ke dalam mata orang yang kita cinta,
Kita akan kaku...
Tapi jikalau kita lihat ke dalam mata orang yang kita suka,
Kita akan tersenyum...
Di depan orang yang kita cinta,
Lidah kelu untuk berkata-kata. ..
Di depan orang yang kita suka,
Lidah bebas berkata apa sahaja...
Di depan orang yang kita cinta,
Kita menjadi malu...
Di depan orang yang kita suka,
Kita akan tunjukkan imej yang sebenar...
Kita tidak boleh merenung mata orang yang kita cinta...
Tapi kita selalu merenung mata orang yang kita suka...
Bila orang yang kita cinta menangis,
Kita akan turut menangis...
Bila orang yang kita suka menangis,
Kita akan turut membuat dia gembira...
Perasaan cinta bermula dari mata,
Perasaan suka bermula dari telinga...
Jadi, jikalau kita berhenti menyukai seseorang yang kita suka...
Umpama kita membuang telinga kita
Tapi jikalau kita cuba menutup mata
Cinta berubah menjadi airmata...
Setiap orang yang akan mengalami ini dalam hidup mereka,
Cuma fikirkan bersama-sama s
iapa yang kita cinta dan siapa yang kita suka?
Ada apa dengan cinta....... ......
Ya Allah, jika aku jatuh cinta
seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar
bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku
padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku
menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku
padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada
seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar
tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya
bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan
biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan
panjang menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan
aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah
berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada
taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya
Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah
jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu
yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami
dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan
bertawakal di jalan-Mu.Amin. ....
Oh Tuhan. . .
sinar mentari seakan menari
Awan biru seakan tahu
gelisah yang ada di hati
Tuhan, adakah secercah harapan itu?
Pelangi datang disaat terik mentari.
Awan membiru disaat hujan.
Tuhan adakah harapan itu?
oh...dunia yang fana.
dunia penuh fatamorgana.
Adakah mimpi2 yg pernh ada dapt kugapai?
Adakah harapan2 yang kupendam dpt kuraih?
Tuhan....
Begitu besarnya cinta n harapan ini
dan...
Begitu kecilnya diriku
Masalah CINTA...
tiada kata cinta tanpa dimaknai
tiada saling cinta tanpa dijiwai
tiada cinta tiada masalah tanpa menderita
Seuntai kasih cinta....
Membuat Qt sayang....
Seuntai ucapan janji
Membuat Qt percaya
Sekecil luka dan tangis....
Membuat Qt kecewa….
Tapi……
Sebuah masalah.... cinta!
Akan selama berMakna dan mewarna!!!!
Kyalan....
impian yang akan terwujud....
dengan segalah cinta...
membawakan arti hati...
Jadikan aku kekasih mu tuhan kuu
Pagi bercengkrama embun sejuk
menanti Semilir angin datang merajuk
tertakjub Akan fana dunia
aku terkapar serasa hilang tak bernyawa
Aku ini hanya manusia
Kecil tak ada
Menikmati sisa nafas berirama
menjalani sisa hari Dan menghitung waktu tersisa
ku tunggu sempurnamu
Yang membantu menatih jiwa dahaga
ku coba merangkak kelangit
mencoba bercapa padanya sang maha pencipta
Jiwa ku tertatih dan melayang
Aku terbang menuju pintu mu
jauh diatas kau tak tersentuh
bantulah,Ulurkan tangan-Mu untukku
kau kirim angin memberi kabar
Ijinkan aku Menapaki rumah syurgamu
Karena aku Sangat mengingin kan mu
Dan jadikan aku sebagai kekasihmu
Aku merindukanmu ya robbku
Karena Aku mencintaimu tuhanku...
Tuhan Aku Malu PadaMU
Tuhan mengapa rasa cintaku padaMU
Semakin hari terasa semakin berkurang?
Padahal Kau semakin hari semakin mencintaku
Mengapa?
Mengapa Tuhan?
Kau begitu menyanyangiku
Memperhatikanku
Padahal aku semakin jauh dariMU
Aku malu....
Malu padaMU Tuhan
Jiwaku kotor berbalut dosa
Tapi Kau tetap saja memaafkan semua kesalahanku
Kau tidak jenuh
Tidak lelah pada diriku
Yang meminta maaf kepada MU
Lalu berbuat salah yang sama
Aku malu....
Malu sekali kepada Mu
Ingin kututupi wajah ini
Karena maluku kepada MU
Malu atas semua dosaku
Rindu yang menyiksaku
Kau Buat Ku Jatuh CINTA
KERINDUANKU
Puji Syukur..
Tahajud.
JIKA..
harus luluh pada cinta yang begitu tulus di hadapannya
cinta yang hadir begitu saja
tak mengelak
juga tak menolak
meninggalkan segores luka di pinggiran hati
menipu jeritan hati
mencoba menyelami rasa yang ditawarkan
bukan untuk siapa pun
tapi hanya untukku
mencoba meraih segenggam kebahagiaan
yang didamba
walau mungkin hanya angan semu
karena cinta mungkin tidak hadir hari ini
untitle
Kau begitu jauh dari pandangan mataku
Tanganku tak kuasa menyentuhmu
Jarak halangi kita tuk bertemu
Hanya mimpi yang biarkan kita bersatu
Kala tidur, ruhku kencani bayang-bayangmu
Sementara tubuh ini tak tahu-menahu
Sepertinya, perjumpaan ruh lebih halus bagimu
Ketimbang saat jasad kita saling bertemu
Di siang hari kau isi ruang-ruang khayalku
Dan malamnya kau hadir dalam mimpi-mimpiku
Matahari ingin ku jadikan penggantimu
Tapi, mana mungkin dirimu tergantikan sesuatu
Di kejauhan bayangmu datang menziarahiku
Kita bertemu, lalu kau beranjak sisakan pilu
Duhai, kenapa tak kau nyatakan itu perjumpaan
Hanya bayang-bayang yang kau hadirkan
Diriku seolah cuma ahlul a'raf saja
Bukan ahli surga, dan aljahiim pun tak mengakuinya. ..
Untaian Rindu
Kerinduanku ingin bisa lebih dekat denganMu
Kuingin lebih merasakan kebersamaan denganMu
Kuingin dihatiku Kau bersemayam
Diatas segala-galanya
Lebih dalam ...
Dan jauh lebih tulus
Rinduku yang tak berujung padaMu
Rasa rindu yang mendalam
Didalam hati
Berilah percikan cintaMu didalam hati
Hatiku haus akan cintaMu
Dan begitu rindu akan diriMu
Dahan yg patah..
Melody Rindu
Melantunkan satu melody rindu ..
Menggelora rasa mengganggu..
Mengganggu disetiap tidurku..
Indah pesona warna pelangi..
Yang hadir iringi warna bumi..
Mentari yg ikut berseri..
Hangatkan kerinduan hati..
Inikah Cinta??
Inikah Rindu??
Hati ini selalu menggaduh..
Rasa sakit menahan rindu...
Suatu saat nanti
Yang ceritakan hati yang kian kelabu..
Sakit yg di derita bersimphony syahdu...
Bersyair cinta ber-irama sejuta rindu...
Akankah pelangi itu tak ikut runtuh...
Bersama rindu yg tak dapat di sentuh...
Yang hanya membawa asa gemuruh..
Tercampak nista menahan segenap rindu..
Semilir sejuk yang hadir dari kutub dunia..
Membawa segenap kerinduan didada..
Semua membawa kebahagiaan sukma..
Tuk temukan cinta bersanding dengannya..
Masihkah ada CINTA
perasaan di hati yang sulit dihapus masa,
meski terbilang tahun tetap kurasa..
Aq bingung dengan segala sikap,
selalu ada kecewa jika tak dianggap,
ingin ku mendekat tapi tak mungkin ku berharap..
Apa sebenarnya yang ku rasa..
Adakah secuil cinta masih tersisa di sana..
Permainan Hati
tak memberikan sesuatu yang spesial dihati
hanya kesenangan sesaat yang ada
namun...
kebahagiaan itu ada ketika hadir sesosok pria yang menarik perhatianku
lebih bahkan lebih dari kekasihku
ntah kenapa ada getaran lain di hati yang membuatku ingin terus
bersamanya dan tak disangka dayungku bersambut...
bagai irama musik semua mengalun begitu indah hingga membuatku terlena
seminggu bersamanya tak ada sedikitpun duka
dia selalu membuatku bahagia tanpa secerca duka
kadang kumerasa bersalah padanya...
dia yang setia dikotaku yang menanti kepulanganku
tapi ntahlah aku sendiri bingung...
kadang ku berfikir, "Apa ku benar2 mencintai kekasihku... ?"
jika benar, kenapa ku bisa demikian...
kenapa ku tega berhianat...
padahal aku bukan tipe orang yang suka bermain hati...
tapi kenapa kali ini ku tak dapat memungkiri bahkan menghindari
permainan ini...bahkan selalu ku cari dan cari lagi...
ku hanya berharap yang terbaik yang kan ku dapat,
kekasihku atau permainan ini...
sesungguhnya semua tlah memberiku kebahagiaan tersendiri
yang takkan kulupa
seminggu bersamanya memberiku arti, menjadikan ku seorang wanita yang
beruntung, dicintai dan disayangi olehnya, meski dia tak berharap
lebih padaku karna dia tahu posisiku... dia tahu ku tak sendiri, tapi
dia takkan berhenti membuatku bahagia...
ya Allah berdosakah aku...??
berdosakah aku mencari dan mendapatkan kesenangan ku sendiri...
meski kutahu pasti ada yang terluka karnanya...
Sudah siap Memulai Bisnis Internet ?


PUISI KU
Album Kenangan
- Teman-teman di Kelas 1.4 di MAN Tanjungpinang
- Perpisahan Kelas 3 MAN Tanjugnpinang th 1994
- panitia perlombaan
- peserta perlombaan
- di area pemeran pembngunan
- Para peserta busana muslim
- saya dan Moh yamin
- saya bersama teman2 di area pameran pembangunan
- temanku yang sedang asik di air
- 2 orang guru ku
- saya dan teman2
- Fhoto bareng teman2 di pulau sore
- Fhoto bareng di pantai trikora
- Bu Lina
- Gerak Jalan di Tanjungpinang Tahun 70-an
- Balap Sepatu Roda th 70-an di Tanjungpinang
- Balap Sepeda th 70-an di Tanjungpinang
- Pawai Pembangunan th 70-an di Tanjungpinang
- Kota Tanjungpinang masalalu
- Buka Bersama 1
- Buka Bersama 2
- Buka Bersama 3
- Buka Bersama 4
- Buka Bersama 5
- Buka Bersama 6
- Buka Bersama 7
- Buka Bersama 8
- Buka Bersama 9
- Buka Bersama 10
- Buka Bersama 11
- Buka Bersama 12
- Buka Bersama 13
- Buka Bersama 14
- Buka Bersama 15
- Buka Bersama 16
- Buka Bersama 17
- Buka Bersama 18
- Buka Bersama 19
Ilmu Islam
- Ya ALLAH
- Pikirkan dan Syukurilah!
- Yang Lalu Biar Berlalu
- Hari Ini Milik Anda
- Biarkan Masa Depan Datang Sendiri
- Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas
- Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang
- Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada...
- Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!
- Jangan Latah!
- Qadha' dan Qadar
- Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
- Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!
- Siapakah yang Memperkenankan Doa Orang yang Kesuli...
- Semoga Rumahmu Membuat Bahagia
- Ganti Itu dari Allah
- Iman Adalah Kehidupan
- Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya!
- "Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang."
- "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang ...
- Hadapi Hidup Ini Apa Adanya!
- Yakinilah Bahwa Anda Tetap Mulia Bersama Para Pene...
- Shalat.... Shalat....
- "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah ad...
- "Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi!'"
- Sabar Itu Indah ...
- Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!
- Jangan Sampai Hal-hal yang Sepele Membinasakan And...
- Terimalah Setiap Pemberian Allah dengan Rela Hati,...
- Selalu Ingatlah Pada Surga yang Seluas Langit dan ...
- "Demikianlah, Telah Kami Jadikan Kamu Umat Yang Ad...
- 32. Bersedih: Tak Diajarkan Syariat dan Tak Bermanfaat...
- Rehat
- Tersenyumlah!
- Rehat 2
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Nikmatnya Rasa Sakit
- Seni Bergembira
- Rehat 3
- Mengendalikan Emosi
- Kebahagiaan Para Sahabat Bersama Rasulullah s.a.w....
- Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu!
- Buanglah Rasa Cemas!
- Rehat 4
- Jangan Bersedih, Karena Rabb Maha Pengampun Dosa d...
- Jangan Bersedih, Semua Hal Akan Terjadi Sesuai Qad...
- Jangan Bersedih, Tunggulah Jalan Keluar!
- Rehat 5
- Jangan Bersedih, Perbanyaklah Istighfar Karena All...
- Jangan Bersedih, Ingatlah Allah Selalu!
- Jangan Bersedih dan Putus Asa dari Rahmat Allah!
- Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih ...
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Tak Pantas Anda ...
- Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalauan!
- Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Or...
- Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan Orang!
- Jangan Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, Sebab P...
- Jangan Bersedih Atas Apa yang Masih Mungkin Akan T...
- Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan! Se...
- Rehat 6
- Jangan Bersedih! Pilihlah Apa yang Telah Dipilih A...
- Jangan Bersedih dan Mempedulikan Perilaku Orang
- Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedi...
- Jangan Bersedih Selama Anda Masih Dapat Berbuat Ba...
- Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata-kata Kasar, Ka...
- Rehat 7
- Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang ...
- Jangan Bersedih Karena Perlakuan Orang Lain, Tapi ...
- Jangan Bersedih Karena Rezeki yang Sulit
- Jangan Bersedih, Karena Masih Ada Sebab-sebab yang...
- Jangan Memakai Baju Kepribadian Orang Lain
- 'Uzlah dan Dampak Positifnya
- Jangan Bersedih Karena Tertimpa Kesulitan!
- Rehat 8
- Jangan Bersedih, Inilah Kiat-Kiat untuk Bahagia
- Ulasan AL QURAN 1
- Ulasan AL QURAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 1
- Ulasan Mengenai TUHAN 2
- Ulasan Mengenai TUHAN 3
- Ulasan Mengenai TUHAN 4
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 2
- Tentang Nabi MUHAMMAD S.A.W - bagian 3
- TAKDIR
- TAKDIR - bagian 2
- 87. TAKDIR - bagian 3
- KEMATIAN
- KEMATIAN - bagian 2
- Hari AKHIRAT
- Hari AKHIRAT - bagian 2
- Hari AKHIRAT - bagian 3
- Hari AKHIRAT - bagian 4
- Keadilan dan Kesejahteraan
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 2
- Keadilan dan Kesejahteraan - bagian 3
- Makanan
- Ahklak bagian 2
- Ahklak bagian 3
- PAKAIAN
- PAKAIAN bagian 2
- PAKAIAN bagian 3
- PAKAIAN bagian 4
- Akhlak
- KESEHATAN
- KESEHATAN bagian 2
- PERNIKAHAN
- PERNIKAHAN bagian 2
- PERNIKAHAN bagian 3
- SYUKUR
- SYUKUR bagian 2
- SYUKUR bagian 3
- HALAL BIHALAL
- HALAL BIHALAL bagian 2
- MANUSIA
- MANUSIA bagian 2
- MANUSIA bagian 3
- PEREMPUAN
- PEREMPUAN bagian 2
- PEREMPUAN bagian 3
- PEREMPUAN bagian 4
- Masyarakat
- UMMAT
- KEBANGSAAN
- KEBANGSAAN bagian 2
- KEBANGSAAN bagian 3
- AHL AL KITAB
- AHL AL KITAB bagian 2
- AHL AL KITAB bagian 3
- AHL AL KITAB bagian 4
- AGAMA
- SENI
- SENI bagian 2
- EKONOMI
- EKONOMI bagian 2
- POLITIK
- POLITIK
- POLITIK bagian 2
- ILMU dan TEKNOLOGI
- ILMU dan TEKNOLOGI bagian 2
- KEMISKINAN
- MASJID
- MUSYAWARAH
- MUSYAWARAH bagian 2
- Ukhuwah
- Ukhuwah bagian 2
- JIHAD
- JIHAD bagian 2
- P U A S A
- P U A S A bagian 2
- LAILATUL QADAR
- W A K T U
- W A K T U bagian 2
- Nasihat untuk Menikah Menurut Islam
- Di Jalan Dakwah Aku Menikah
- Ringkasan buku : Aku Ingin Menikah, Tapi ... ::..
- ALASAN TEPAT UNTUK MENIKAH
- Keotentikan Al-Quran
- Bukti-bukti Kesejarahan Al - qur'an
- Penulisan Mushhaf Al-Qur'an
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 1
- Bukti Kebenaran Al-Quran bagian 2
- Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Al-Quran
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 1
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 2
- Periode Turunnya Al-Quran bagian 3
- Dakwah menurut Al-Quran
- Tujuan Pokok Al-Quran
- Kebenaran Ilmiah Al-Quran
- Sistem Penalaran menurut Al-Quran
- Ciri Khas Ilmu Pengetahuan
- Perkembangan Tafsir
- Hikmah Ayat Ilmiah Al-Quran
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 1
- Mengapa Tafsir Ilmiah Meluas? bagian 2
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 1...
- Bagaimana Memahami Al-Quran di Masa Kini? bagian 2...
- Al-Quran, Ilmu, dan Filsafat Manusia
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Ilmu bagian 2
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat
- Al-Quran di Tengah Perkembangan Filsafat bagian 2
- Sejarah Perkembangan Tafsir
- Kodifikasi Tafsir
- Metode Tafsir
- Kebebasan dan Pembatasan dalam Tafsir
- Kebebasan dalam Menafsirkan Al-Quran
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 1
- Pembatasan dalam Menafsirkan Al-Quran bagian 2
- Perubahan Sosial
- Perkembangan Ilmu Pengetahuan
- Bidang Bahasa
- Haramnya durhaka kepada kedua orang tua
- Syirik Kecil bagian 1
- Syirik Kecil bagian 2
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 1
- HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE bagia 2
- Hukum Mengenakan Pakaian Yang Bergambar Dan Menyim...
- Perkembangan Metodologi Tafsir
- Perkembangan Metodologi Tafsir 2
- Perkembangan Metodologi Tafsir 3
- Tafsir dan Modernisasi
- Tafsir dan Modernisasi 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 2
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 3
- Penafsiran Ilmiah Al-Quran 4
- Metode Tafsir Tematik
- Beberapa Problem Tafsir
- Metode Mawdhu'iy
- Keistimewaan Metode Mawdhu'iy
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Analisis
- Perbedaan Metode Mawdhu'iy dengan Metode Komparasi...
- Hubungan Hadis dan Al-Quran
- Fungsi Hadis terhadap Al-Quran
- Pemahaman atas Makna Hadis
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 1
- Fungsi dan Posisi Sunah Dalam Tafsir bgn 2
- Ayat-ayat Kawniyyah dalam Al-Quran
- Al-Qur'an dan Alam Raya
- Pendapat Para Ulama tentang Penafsiran Ilmiah
- Segi Bahasa Al-Quran dan Korelasi Antar Ayatnya